Anak Telur

fin.co.id - 24/07/2026, 05:48 WIB

Anak Telur

Demikian juga telenan --alas untuk mengiris bawang atau cabe-- tidak boleh lagi kayu. Harus plastik. "Pokoknya alat yang diperkirakan bisa menjadi penyebab munculnya jamur tidak boleh dipakai," katanya.

Yang paling mahal adalah pengolahan limbah. Kini pengolahannya harus lima step --lima pengendapan air. Di tahap terakhir air limbahnya harus diisi ikan. Ikannya harus hidup pertanda tidak ada racun.

"Berarti tidak bisa lagi setahun balik modal?"

"Dulu delapan bulan bisa balik modal. Sekarang 1,5 tahun," jawabnya.

"Masih baguslah..." komentar saya.

"Iya, masih bagus".

Sudaryono tidak punya waktu lagi untuk trial and error. Ia sudah harus langsung tancap gas. Sudah telanjur terlalu banyak petani/peternak yang tergantung ke MBG --harga telur, sayur, dan ayam jatuh saat MBG diliburkan di saat liburan panjang sekolah.

Anak cukup gizi kini yang mengurus makan anak bergizi. Juga yang urus dana ratusan triliuan yang membuat orang seperti Deyang ngeri sendiri. (Dahlan Iskan)

Afdal Namakule
Afdal Namakule
Penulis

Jurnalis profesional sejak 2016 dengan spesialisasi isu Politik, News, dan Lifestyle. Menjabat sebagai Redaktur di FIN.CO.ID sejak 2018, ia juga aktif mengulas perkembangan teknologi terkini. Berdedikasi menyajikan informasi akurat dan kredibel bagi pembaca