Ragam

SMF Salurkan Pembiayaan Perumahan Rp141,61 Triliun Usai 21 Tahun Berdiri

SMF salurkan pembiayaan Rp141,61 triliun hingga Juni 2026, dorong likuiditas KPR dan perluas akses hunian masyarakat.

SMF Salurkan Pembiayaan Perumahan Rp141,61 Triliun Usai 21 Tahun Berdiri
SMF salurkan pembiayaan Rp141,61 triliun hingga Juni 2026, dorong likuiditas KPR dan perluas akses hunian masyarakat.

"Pelaksanaan mandat sebagai penyedia likuiditas dan alat fiskal harus ditopang oleh struktur keuangan yang sehat, sumber pendanaan yang terdiversifikasi, serta pengelolaan risiko yang disiplin," tutur Bonai.

Ketahanan finansial SMF tecermin dari peringkat internasional BBB dengan outlook stable dari S&P Global pada April 2026. Lembaga pemeringkat domestik seperti Pefindo dan Fitch Ratings masing-masing turut menyematkan peringkat idAAA dan AAA.

Tiga Strategi Utama Dorong Ekosistem Perumahan

Untuk memperkuat ekosistem pembiayaan hunian, SMF mengandalkan tiga fokus utama: mendukung program pemerintah, menyediakan likuiditas perbankan, dan menjalankan daur ulang aset (asset recycling).

Direktur Bisnis SMF Heliantopo menjelaskan ketiga strategi tersebut saling menguatkan demi menciptakan ekosistem perumahan yang inklusif.

"Strategi bisnis SMF diarahkan pada tiga fokus utama. Pertama, mendukung program Pemerintah melalui penyediaan likuiditas untuk porsi 25% KPR Subsidi FLPP. Kedua, memperkuat kapasitas lembaga penyalur kredit perumahan melalui penyediaan pembiayaan. Ketiga, mendorong asset recycling melalui sekuritisasi, baik dengan skema true sale maupun non-true sale," jelas Heliantopo.

Menutup perjalanan dua dekade lebih ini, SMF berkomitmen memperluas kemitraan dengan perbankan, pasar modal, dan regulator untuk menyediakan hunian yang terjangkau bagi seluruh masyarakat Indonesia.

Berita Terkait