Politik . 22/07/2026, 16:19 WIB
fin.co.id - Istana Negara kembali menjadi saksi momen krusial pemerintahan. Presiden Prabowo Subianto secara resmi mengukuhkan Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru pada Rabu, 22 Juli 2026.
Pengambilan sumpah jabatan dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo dan diikuti oleh pejabat yang dilantik di hadapan para pemangku kepentingan negara.
"Demi Allah saya bersumpah, bahwa saya akan setia kepada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya demi darma bakti saya kepada bangsa dan negara. Bahwa saya dalam menjalankan tugas jabatan akan menjunjung tinggi etika jabatan bekerja dengan sebaik-baiknya dengan penuh rasa tanggung jawab," demikian bunyi sumpah jabatan tersebut dibaca oleh Prabowo dan diikuti oleh pejabat yang dilantik.
Prosesi sakral ini disaksikan oleh deretan pejabat tinggi negara, seperti Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Menko Pangan Zulkifli Hasan, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menkopolkam Djamari Chaniago, serta jajaran Wakil Kepala BGN Agustina Arumsari dan Trenggono.
Penunjukan Sudaryono—yang juga menjabat sebagai Wakil Menteri Pertanian (Wamentan), dilakukan untuk mengisi kursi kepemimpinan BGN yang ditinggalkan oleh Nanik S. Deyang.
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menerangkan bahwa langkah cepat ini diambil usai Kepala BGN sebelumnya mengajukan pengunduran diri. Presiden memilih figur yang dianggap memahami betul seluk-beluk program prioritas ini agar roda organisasi dapat terus bergulir tanpa hambatan.
"Kepala BGN mengajukan pengunduran diri dan sekali lagi bukan sesuatu yang mudah untuk mencari penggantinya. Bapak Presiden memutuskan pengganti Kepala BGN adalah Bapak Sudaryono yang saat ini menjabat sebagai Wakil Menteri Pertanian," kata Prasetyo di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu, 22 Juli 2026.
Arsitek Awal Program Makan Bergizi Gratis
Latar belakang Sudaryono yang terlibat sejak awal perumusan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi alasan utama di balik keputusan Kepala Negara.
"Tentu dengan berbagai dasar dan pertimbangan bahwa selama ini beliau sejak awal mengikuti konsep dari dilahirkannya Program Makan Bergizi Gratis. Beliau juga sejak awal mengikuti dan bersama-sama dengan kami semua berdiskusi menggagas dan mengonsep bagaimana teknis pelaksanaan makan bergizi gratis ini," ujarnya.
Tak hanya itu, rekam jejak Sudaryono di Kementerian Pertanian dinilai amat strategis. Mengingat kelancaran pasokan bahan baku pangan nasional merupakan fondasi utama dari keberhasilan program pemenuhan gizi ini, kolaborasi antara BGN dan Kementerian Pertanian menjadi kunci.
"Sebagai Wakil Menteri Pertanian tentu saja selama ini Badan Gizi Nasional yang kegiatannya adalah memberikan makan bergizi gratis itu tidak pernah lepas dari tugas beliau di Kementerian Pertanian. Karena bagaimanapun juga sumber-sumber bahan baku, sumber-sumber bahan pangan yang menjadi makanan bergizi gratis untuk para penerima manfaat selama ini memang juga didukung dan ditopang menjadi satu ekosistem oleh Kementerian Pertanian," jelasnya.
Anisha Aprilia/Disway
Network;
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media
Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210
Telephone: 021-2212-6982
E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id