fin.co.id - Provinsi Banten kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu daerah tujuan investasi utama di Indonesia, Banten masuk dalam 5 provinsi terbesar realisasi investasi di Indonesia pada semester 1 tahun 2026.
Berdasarkan laporan Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM, realisasi investasi di Provinsi Banten pada Semester I Tahun 2026 mencapai Rp66,3 triliun, sehingga menempatkan Banten di peringkat kelima nasional dalam capaian realisasi investasi.
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Banten Virgojanti mengatakan, dengan capaian tersebut memperlihatkan tingginya kepercayaan investor terhadap iklim investasi di Banten.
"Alhamdulillah capaian realisasi investasi di Banten pada semester 1 tahun 2026 ini mencapai Rp66,3 triliun, dengan Penanaman Modal Asing (PMA) sebesar Rp24,1 triliun dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) sebesar Rp42,2 triliun," ungkap Virgojanti pada Rabu, 22 Juli 2026.
Selanjutnya, Virgojanti menyampaikan capaian investasi di Banten pada semester 1 tahun 2026 sebesar Rp66,3 triliun atau 60,67 persen dari target Rp109,27 triliun sesuai dengab Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029.
"Sementara dari target Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM mencapai 46,62 persen dari Rp142,19 triliun," katanya.
Tidak hanya itu, Virgojanti juga menuturkan untuk PMDN, Provinsi Banten menempati urutan keempat terbesar secara nasional pada realisasi investasi semester 1 tahun 2026, yakni mencapai Rp42,2 triliun.
"Jika berdasarkan triwulan II tahun 2026 kita juga masuk dalam empat besar realisasi investasi PMDN, yakni mencapai Rp18,9 triliun," jelasnya.
Meski demikian, Virgojanti menyampaikan pihaknya masih menunggu data rincian realisasi investasi di Provinsi Banten pada semester 1 tahun 2026 dari Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM.
"Kami masih menunggu secara rinci data realisasi investasi di Provinsi Banten pada semester 1 tahun 2026," imbuhnya.
Baca Juga
Sebelumnya, Gubernur Banten Andra Soni mengatakan Pemprov Banten akan memfasilitasi setiap investor yang ingin menanamkan modalnya, tentunya sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
"Pemerintah Provinsi Banten berkomitmen membantu para investor yang akan masuk ke Banten, sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku," ujar Andra Soni.
Selain itu, Andra Soni juga menuturkan Banten memiliki sektor pendukung dalam investasi, diantaranya infrastruktur jalan tol, dekat dengan bandara internasional hingga pelabuhan. Tidak hanya itu, Banten juga berdekatan dengan wilayah Jakarta dan pertumbuhan ekonomi terus meningkat.
"Banten sebagai salah satu tujuan investasi, pertimbangannya adalah lokasi Banten yang dekat dengan jakarta, pertumbuhan ekonomi yang terus meningkat, serta jumlah penduduk yang besar-peringkat keenam terbesar di Indonesia," pungkasnya.
Berdasarkan laporan Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM, dari lima provinsi dengan realisasi investasi terbesar nasional, DKI Jakarta berada di peringkat pertama dengan Rp173,6 triliun, disusul Jawa Barat Rp138,1 triliun, Jawa Timur Rp72,7 triliun, Sulawesi Tengah Rp68,7 triliun, dan Banten Rp66,3 triliun.