Laba Hutama Karya Melejit 174,96%, Kontrak Baru Tembus Rp6,3 Triliun

fin.co.id - 22/07/2026, 09:13 WIB

Laba Hutama Karya Melejit 174,96%, Kontrak Baru Tembus Rp6,3 Triliun

Laba Hutama Karya melesat 174,96% dari target RKAP Semester I 2026, kontrak baru naik 22,1% jadi Rp6,3 triliun.

Langkah tersebut memperkuat struktur permodalan perusahaan sekaligus memberi ruang yang lebih sehat bagi Hutama Karya untuk melanjutkan ekspansi infrastruktur.

Sementara itu, pendapatan perusahaan tercatat mencapai 81,83% dari target RKAP. Capaian tersebut melanjutkan tren positif pada Triwulan I 2026 yang juga berhasil melampaui target.

Bisnis Berulang Makin Dominan

Perubahan model bisnis Hutama Karya semakin terlihat dari struktur labanya. Perusahaan kini bergerak dari orientasi pertumbuhan volume proyek menuju kualitas laba dan kesehatan neraca.

Kontribusi terbesar laba berasal dari segmen pengoperasian jalan tol dan anak usaha. Selain itu, rasio harga pokok penjualan (HPP) tercatat 81,86% dari pendapatan, relatif stabil dibandingkan tahun sebelumnya.

Dengan bertambahnya ruas tol yang beroperasi, porsi pendapatan berulang diperkirakan akan terus meningkat. Hal ini membuat bisnis Hutama Karya tidak lagi terlalu bergantung pada proyek konstruksi jangka pendek.

Order Book Tumbuh, JTTS Bertambah 24,4 Km

Hingga akhir Triwulan II 2026, order book Hutama Karya tercatat naik 6,24% dibandingkan posisi Triwulan I 2026. Mayoritas order book tersebut berasal dari proyek pemerintah.

Pada penugasan strategis, Hutama Karya juga menambah 24,4 km ruas tol baru sepanjang Triwulan II 2026, terdiri dari:

  • Betung–Jambi: 16,8 km
  • Palembang–Betung: 4,5 km
  • Rengat–Pekanbaru: 3,1 km

Penambahan tersebut mencapai 2,4 kali lipat dibandingkan penambahan 10,1 km pada Triwulan I 2026.

Dengan tambahan itu, kumulatif JTTS yang telah dibangun mencapai 1.117,6 km. Ruas Palembang–Betung dan Betung–Jambi Seksi 1 ditargetkan mulai beroperasi pada akhir 2026.

Trafik JTTS Naik 16%, Tembus 17 Juta Kendaraan

Dari sisi operasional, JTTS juga menunjukkan tren yang sangat positif. Sepanjang Semester I 2026, trafik kendaraan di JTTS mencapai 17 juta kendaraan, naik 16% dibandingkan tahun lalu.

Kenaikan trafik ini menjadi sinyal kuat bahwa penggunaan JTTS semakin meningkat, sekaligus memperkuat potensi pendapatan berulang Hutama Karya di masa mendatang.

AdminFIN
AdminFIN
Penulis

Penulis FIN.CO.ID