Ia optimistis Indonesia memiliki modal besar untuk menjadi salah satu pemimpin transisi energi di kawasan. Namun, hal itu hanya dapat terwujud apabila didukung konsistensi kebijakan, penguasaan teknologi, penguatan sumber daya manusia, serta komitmen membangun industri energi yang berdaya saing.
"Indonesia memiliki sumber daya alam, sumber daya manusia, dan kapasitas inovasi yang sangat kuat. Tantangannya adalah memastikan transisi energi benar-benar menjadi mesin pertumbuhan ekonomi nasional, bukan sekadar mengikuti tren dunia," kata Iwa.