Ekonomi . 21/07/2026, 20:56 WIB
"Itu adalah sinyal yang jelas bahwa ada perkembangan positif di Bea Cukai yang diakui oleh pimpinan kita," lanjutnya.
Meski menyebut kinerja Bea Cukai mengalami perkembangan positif, pemerintah tidak ingin berhenti pada pembenahan organisasi dan penindakan konvensional.
Ke depan, Bea Cukai juga akan memperkuat sistem pengawasan dengan memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).
Teknologi tersebut akan digunakan untuk membantu pengawasan di berbagai titik penting, terutama pelabuhan dan bandara.
Sistem berbasis AI nantinya diharapkan dapat terhubung dengan kantor-kantor Bea Cukai di seluruh Indonesia.
Dengan dukungan teknologi, proses pengawasan diharapkan menjadi lebih cepat dan akurat. Data dari berbagai wilayah dapat dianalisis untuk mengidentifikasi pola-pola yang mencurigakan.
Teknologi AI juga berpotensi membantu petugas dalam memetakan risiko penyelundupan, mengidentifikasi jalur distribusi barang ilegal, serta menentukan objek pemeriksaan secara lebih efektif.
Pernyataan Menteri Keuangan tersebut menunjukkan bahwa pemerintah kini lebih memilih memperbaiki Bea Cukai dari dalam dibandingkan membubarkan institusi tersebut.
Pembenahan dilakukan melalui penyegaran personel, perubahan jajaran pimpinan, peningkatan penindakan, serta pemanfaatan teknologi digital.
Kenaikan penerimaan lebih dari 6 persen dan meningkatnya penindakan terhadap barang ilegal menjadi indikator awal yang dinilai positif.
Meski begitu, tantangan yang dihadapi Bea Cukai masih cukup besar. Pengawasan terhadap ribuan jalur masuk barang, pelabuhan, bandara, hingga wilayah perbatasan membutuhkan sistem yang kuat dan terintegrasi.
Karena itu, pemanfaatan teknologi AI diharapkan mampu menjadi salah satu solusi untuk memperkuat pengawasan. (*)
Network;
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media
Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210
Telephone: 021-2212-6982
E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id