Fantastis! FIFA Kantongi Rp268 Triliun dari Piala Dunia 2026, Lalu Uang Sebanyak Itu Dipakai untuk Apa?

fin.co.id - 21/07/2026, 22:39 WIB

Fantastis! FIFA Kantongi Rp268 Triliun dari Piala Dunia 2026, Lalu Uang Sebanyak Itu Dipakai untuk Apa?

Spanyol juara Piala Dunia 2026 setelah mengalahkan Argentina 1-0 lewat gol Ferran Torres.

Pertanyaan yang kemudian muncul adalah, dari mana sebenarnya FIFA memperoleh pendapatan hingga mencapai angka fantastis tersebut?

Jawabannya berasal dari berbagai sektor. Mulai dari tiket pertandingan, hak siar, sponsor, merchandise, lisensi, hingga penjualan produk-produk resmi selama turnamen berlangsung.

1. Penjualan Tiket Jadi Sumber Pendapatan Besar

Penjualan tiket pertandingan menjadi salah satu sumber pendapatan utama selama Piala Dunia 2026.

Tingginya antusiasme penggemar membuat permintaan tiket sangat besar. Apalagi pertandingan yang melibatkan tim-tim populer dan laga final selalu menjadi incaran para suporter dari berbagai negara.

FIFA juga memperoleh keuntungan dari transaksi penjualan tiket melalui sistem komisi.

Harga tiket Piala Dunia 2026 sendiri menjadi salah satu yang tertinggi sepanjang sejarah turnamen.

Besarnya permintaan bahkan membuat harga tiket di pasar sekunder melonjak sangat tinggi. Untuk pertandingan final, harga tiket tertentu disebut bisa mencapai puluhan ribu dolar AS.

Dalam beberapa kasus, tiket premium bahkan dapat mencapai harga yang sangat fantastis hingga jutaan dolar AS.

Fenomena ini menunjukkan betapa besarnya nilai ekonomi sebuah pertandingan final Piala Dunia.

2. Hak Siar Televisi dan Platform Digital

Selain tiket, hak siar menjadi salah satu sumber uang terbesar FIFA.

Stasiun televisi, platform streaming, dan berbagai perusahaan media di seluruh dunia harus membayar biaya lisensi untuk menyiarkan pertandingan Piala Dunia kepada masyarakat.

Hak siar Piala Dunia memiliki nilai sangat tinggi karena turnamen tersebut mampu menarik miliaran penonton dari berbagai negara.

Semakin banyak negara yang ingin menyiarkan pertandingan, semakin besar pula nilai komersial yang bisa diperoleh FIFA.

Derry Sutardi
Derry Sutardi
Penulis

Pimred FIN.CO.ID