Kesehatan . 20/07/2026, 16:38 WIB

Risiko Cedera Padel yang Sering Diabaikan Pemula dan Cara Mencegahnya

Penulis : Wanda Afifah
Editor : Wanda Afifah

fin.co.id - Padel sedang naik daun dan bikin banyak orang penasaran untuk ikut mencoba. Namun, di balik keseruan olahraga yang mengandalkan gerak cepat ini, ada risiko cedera yang tidak boleh diremehkan. Dokter spesialis kedokteran olahraga mengingatkan bahwa pemain padel perlu menyiapkan tubuh dengan baik sebelum terlalu bersemangat mengejar performa.

Dokter Nahum, Dipl. CIBTAC, Sp.KO dari Seraphim Medical Center menegaskan bahwa evaluasi kondisi fisik menjadi langkah penting sebelum seseorang mulai berlatih maupun bertanding padel.

“Dalam olahraga seperti padel, tubuh dituntut bergerak cepat, melakukan rotasi, berhenti mendadak, dan berpindah arah berulang kali,” ujar dr. Nahum pada Senin, 20 Juli 2026.

Menurutnya, tuntutan gerak yang intens tersebut membuat pemain harus memperhatikan kesiapan fisik secara menyeluruh. Jangan sampai euforia bermain padel justru berujung pada cedera yang menghambat aktivitas sehari-hari.

Kenapa evaluasi kondisi fisik itu penting?

Dr. Nahum menjelaskan bahwa evaluasi kondisi fisik membantu menentukan program latihan yang sesuai dengan kemampuan dan kebutuhan masing-masing individu.

Dengan penilaian yang tepat, pemain dapat mengetahui batas kemampuan tubuhnya. Selain itu, program latihan juga bisa disusun secara lebih terukur sehingga risiko cedera dapat ditekan.

“Karena itu, atlet membutuhkan evaluasi kondisi fisik, latihan yang tepat, strategi recovery, serta pemantauan yang sesuai agar dapat menjaga performa sekaligus mengurangi risiko cedera,” tambahnya.

Artinya, bermain padel tidak cukup hanya mengandalkan semangat atau intensitas latihan tinggi. Pemain perlu membangun performa secara bertahap melalui latihan yang sesuai dengan kondisi fisik.

Jangan cuma kejar intensitas latihan

Banyak pemain padel pemula tergoda untuk langsung bermain dengan intensitas tinggi demi cepat mahir. Padahal, dr. Nahum mengingatkan bahwa cara tersebut justru bisa meningkatkan risiko cedera.

Ia menyarankan agar pemain fokus pada program latihan yang terukur. Dengan demikian, tubuh memiliki waktu untuk beradaptasi terhadap gerakan-gerakan khas padel, seperti rotasi, lari cepat, berhenti mendadak, dan perubahan arah.

Latihan yang sesuai kondisi fisik juga membantu meningkatkan performa secara lebih aman. Jadi, jangan hanya mengejar durasi bermain atau jumlah pertandingan, tetapi pastikan tubuh benar-benar siap.

Recovery jadi kunci agar tubuh tetap prima

Selain latihan, strategi pemulihan atau recovery juga memiliki peran penting dalam olahraga padel. Dr. Nahum menekankan bahwa recovery diperlukan untuk menyiapkan tubuh menghadapi latihan maupun pertandingan berikutnya.

           

Network;
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNPos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com

           

Network:
FinNews.id   |  Radarpena.co.id   |  IKNPos.id