La Roja unggul dalam jumlah tembakan 20 berbanding 3, tembakan tepat sasaran 11 berbanding 0, penguasaan bola 68 persen berbanding 32 persen, operan 803 berbanding 445, serta akurasi operan 90 persen berbanding 78 persen.
Statistik tersebut menggambarkan betapa sulitnya Argentina mengembangkan permainan sepanjang final. Kegagalan mencatatkan satu pun tembakan tepat sasaran menjadi bukti bahwa lini serang Albiceleste berhasil diredam sepenuhnya oleh organisasi permainan dan tekanan tinggi yang diterapkan Spanyol.