Lifestyle . 19/07/2026, 15:43 WIB
Sebagai gantinya, gunakan steamer pakaian jika jas mengalami kerutan. Uap panas dari steamer mampu menghaluskan kain tanpa memberikan tekanan berlebihan.
5. Hindari dry cleaning terlalu sering
Dry cleaning memang efektif membersihkan jas, tetapi terlalu sering melakukannya dapat membuat serat kain menjadi rapuh dan warna memudar.
Idealnya, lakukan dry cleaning maksimal satu hingga dua kali dalam setahun, tergantung frekuensi penggunaan jas. Dengan begitu, jas tetap bersih tanpa kehilangan kualitas kainnya.
Selain perawatan setelah digunakan, cara menyimpan jas juga sangat menentukan keawetannya. Lemari yang lembap atau gantungan yang salah dapat merusak bentuk jas dalam waktu singkat.
1. Gunakan hanger khusus jas
Pilih gantungan baju yang tebal dan memiliki bahu lebar, menyerupai bentuk pundak manusia. Hanger jenis ini mampu menopang jas dengan baik sehingga bentuk bahunya tetap terjaga.
Sebaliknya, hindari hanger kawat tipis karena dapat membuat bagian bahu jas berubah bentuk dan terlihat tidak proporsional.
2. Kontrol kelembapan lemari
Kelembapan menjadi musuh utama jas mahal. Untuk mencegah jamur, letakkan penyerap kelembapan seperti silica gel atau dehumidifier khusus lemari di sudut tempat penyimpanan.
Dengan menjaga kondisi lemari tetap kering, Anda bisa mengurangi risiko munculnya bau apek dan bercak jamur pada kain jas.
3. Cegah ngengat dengan aroma alami
Ngengat sangat menyukai kain tertentu dan dapat merusak jas tanpa terlihat dari luar. Agar jas aman, gunakan produk anti-ngengat berbahan alami seperti kayu cedar atau minyak lavender.
Selain efektif mengusir ngengat, aroma alami ini juga membuat lemari pakaian terasa lebih segar.
Network;
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media
Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210
Telephone: 021-2212-6982
E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id