Internasional . 19/07/2026, 23:02 WIB
fin.co.id – Langkah inovatif datang dari panggung politik negara jiran. Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim, secara resmi memperkenalkan avatar dirinya yang berbasis kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) kepada publik di negaranya. Terobosan teknologi ini bertujuan untuk memangkas jarak komunikasi antara pemimpin negara dan masyarakat luas.
Melalui kehadiran klon digital ini, Anwar membuka saluran komunikasi langsung lewat aplikasi perpesanan populer, WhatsApp. Masyarakat kini bisa mengajukan pertanyaan apa saja kepada sang pemimpin versi digital melalui nomor WhatsApp khusus di +60378850523. Sistem cerdas ini akan langsung merespons setiap pertanyaan secara otomatis dan seketika sesuai dengan topik yang dikirimkan.
"Saya sangat berharap Anda dapat menyampaikan pandangan, kekhawatiran, dan aspirasi secara langsung melalui avatar ini. Saya meyakini bahwa negara hanya akan menjadi lebih baik apabila pembangunan dan kebijakannya berpijak pada suara serta kehendak Rakyat," ujar Anwar dalam pernyataannya yang dikutip di Kuala Lumpur, Minggu, 19 Juli 2026.
Pemerintah menyematkan nama PMX AI untuk layanan interaktif ini. Penamaan tersebut memiliki arti khusus, di mana istilah PMX merupakan julukan akrab bagi Anwar Ibrahim sebagai Perdana Menteri ke-10 Malaysia, sedangkan AI melambangkan teknologi kecerdasan buatan yang menggerakkannya. Dalam mewujudkan inovasi mutakhir ini, pihak pengembang menggandeng perusahaan teknologi terkemuka bernama Zetrix AI.
Untuk menghasilkan interaksi yang menyerupai aslinya, pengembang melatih kecerdasan buatan ini menggunakan seluruh dokumen pidato serta tulisan-tulisan Anwar Ibrahim. Tidak hanya itu, sistem juga mempelajari program dan kebijakan resmi pemerintah Malaysia. Ke depan, tim teknis akan terus memperbarui basis data kecerdasan buatan tersebut dengan materi pidato paling mutakhir dari sang Perdana Menteri.
Tujuan utama pembuatan platform interaktif ini adalah mempermudah warga Malaysia dalam mengakses informasi valid seputar jalannya roda pemerintahan. Selain menjawab pertanyaan umum, asisten virtual ini juga siap menyediakan berbagai petunjuk penting terkait dengan dunia edukasi, perencanaan karir, hingga informasi ketersediaan pekerjaan di Malaysia.
Meskipun demikian, antusiasme masyarakat yang tinggi tampaknya memberikan beban kerja yang cukup besar pada server sistem. Berdasarkan penelusuran tim di lapangan, layanan berbasis WhatsApp ini terpantau sempat tidak dapat digunakan atau mengalami gangguan sementara pada Ahad malam. Pihak teknis diharapkan segera mengoptimalkan layanan agar publik bisa kembali berinteraksi dengan lancar.
Network;
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media
Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210
Telephone: 021-2212-6982
E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id