Ragam . 17/07/2026, 18:56 WIB

PLTA Batangtoru dan Perannya dalam Mendukung Transisi Energi Baru Terbarukan di Indonesia

Penulis : Ari Nur Cahyo
Editor : Ari Nur Cahyo

fin.co.id -Kebutuhan energi yang terus meningkat mendorong pemanfaatan berbagai sumber energi baru terbarukan sebagai bagian dari upaya mendukung ketahanan energi nasional. Salah satunya adalah Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA), yang memanfaatkan potensi aliran air untuk menghasilkan energi listrik secara berkelanjutan. 

Di balik sebuah pembangkit listrik tenaga air, terdapat berbagai tahapan yang dipersiapkan sebelum memasuki masa operasional. Mulai dari kesiapan infrastruktur, pengujian sistem, penerapan standar keselamatan, hingga berbagai kegiatan pengelolaan lingkungan dan pemberdayaan masyarakat yang berjalan beriringan selama proses pembangunan. 

Manager Design Construction PT. North Sumatera Hydro Energy (PT NSHE), Arwan Kahfi, menjelaskan bahwa sebelum memasuki masa operasional, setiap tahapan dipersiapkan secara menyeluruh untuk memastikan seluruh sistem pembangkit dapat berfungsi sesuai dengan standar yang telah ditetapkan. Kesiapan tersebut tidak hanya mencakup infrastruktur dan peralatan, tetapi juga berbagai aspek pendukung yang menjadi bagian dari keseluruhan proses pembangunan. 

PLTA Batangtoru merupakan PLTA dengan kapasitas terbesar di Pulau Sumatra yang dikembangkan dengan sistem Run-of-River yang dilengkapi daily pondage atau kolam tandon harian. Melalui sistem tersebut, aliran Sungai Batang Toru dimanfaatkan sebagai sumber energi utama dengan pengaturan harian sehingga mampu menghasilkan kapasitas pembangkitan yang besar. 

Menurut Kahfi, salah satu karakteristik PLTA Batangtoru adalah kemampuannya merespons kebutuhan sistem kelistrikan melalui ramping rate yang tinggi, sehingga pembangkit mampu meningkatkan daya secara cepat ketika dibutuhkan. 

“Melalui pendekatan ini, PT NSHE tidak hanya berupaya menghadirkan pembangkit yang mendukung penyediaan energi baru terbarukan, tetapi juga mampu memenuhi kebutuhan sistem kelistrikan melalui karakter pembangkit yang responsif. Kemampuan ramping rate yang tinggi memungkinkan pembangkit dapat segera beroperasi ketika dibutuhkan, sehingga berperan dalam menopang keandalan dan stabilitas sistem kelistrikan,” ujar Kahfi. 

 Kemampuan tersebut menjadi salah satu karakter penting PLTA Batangtoru dalam mendukung sistem interkoneksi Sumatra, terutama ketika sistem membutuhkan tambahan pasokan listrik dalam waktu singkat. Peristiwa pemadaman listrik (blackout) yang terjadi di Sumatra pada akhir Mei lalu juga menjadi gambaran mengenai pentingnya keberadaan pembangkit yang mampu mendukung proses pemulihan sistem secara bertahap, selain didukung oleh keandalan jaringan transmisi.

Kahfi menambahkan bahwa sistem Run-of-River dengan pengaturan harian memungkinkan penggunaan waduk yang relatif lebih kecil karena tidak berfungsi sebagai waduk tahunan. Dengan pendekatan tersebut, PLTA Batangtoru tetap mampu menghasilkan kapasitas pembangkitan yang besar, sekaligus mengedepankan aspek keselamatan dan pengendalian risiko operasional. 

           

Network;
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNPos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com

           

Network:
FinNews.id   |  Radarpena.co.id   |  IKNPos.id