Internasional . 15/07/2026, 16:38 WIB

Membara Banget! Italia Dikepung Gelombang Panas Ekstrem, Suhu Bisa Tembus 45 Derajat

Penulis : Esnoe Faqih Wardhana
Editor : Esnoe Faqih Wardhana

fin.co.id - Italia tengah menghadapi fase paling intens dari gelombang panas ketiga sepanjang tahun ini, di mana suhu udara di wilayah Sardinia diperkirakan menembus 45 derajat Celsius.

Kondisi ini memicu kekeringan parah dan krisis pasokan air bersih. Lonjakan suhu yang sangat ekstrem ini membuat pemerintah setempat harus bergerak cepat demi melindungi warga dari risiko kesehatan yang fatal.

Kantor berita ANSA melaporkan pada Selasa, 14 Juli 2026, otoritas setempat telah memperluas cakupan wilayah siaga darurat seiring peringatan cuaca ekstrem berbahaya di kawasan tengah dan selatan Italia. Langkah ini menjadi tanda bahwa situasi iklim di wilayah tersebut sedang tidak baik-baik saja.

Jumlah kota yang masuk dalam kategori Siaga Merah (tingkat bahaya tertinggi) melonjak dari dua kota pada awal pekan ini, menjadi empat kota pada Selasa. Bahkan, ancaman ini belum akan mereda dalam waktu dekat karena setidaknya tujuh kota diperkirakan akan masuk dalam kategori risiko tertinggi ini pada Rabu besok.

Perluasan Status Siaga Merah dan Ancaman Suhu 45 Derajat Celsius

Sengatan udara panas tahun ini mencetak rekor baru yang cukup mengkhawatirkan bagi para pengamat cuaca. Pakar meteorologi memprediksi suhu udara di sebagian besar wilayah tengah dan selatan Italia akan berkisar antara 39°C hingga 41°C. Sementara itu, suhu di pedalaman Sardinia diperkirakan mencapai puncaknya pada 45°C pada Jumat mendatang.

Fenomena alam yang tidak biasa ini juga berdampak langsung pada area pegunungan tinggi di Eropa. Federico Brescia, seorang ahli meteorologi, mengungkapkan bahwa panas ekstrem tersebut bahkan menaikkan batas titik beku (freezing level) hingga di atas ketinggian 5.000 meter. Ia menyebut fenomena pemanasan tersebut sebagai kondisi yang "luar biasa."

Pemerintah daerah mencatat beberapa kota besar mengalami tekanan cuaca yang sangat panjang. Kota Florence sudah berada di bawah status siaga merah sejak 8 Juli dan akan tetap berada di tingkat risiko tertinggi itu setidaknya hingga Rabu. Pemerintah kota tersebut menyatakan suhu diperkirakan berkisar antara 37°C hingga 39°C, dengan hawa panas yang menyengat sudah terasa sejak dini hari.

Pada Senin, kota Florence dan Perugia sudah berstatus siaga merah, disusul kota Brescia dan Turin pada Selasa. Sementara itu, Bologna, Frosinone, dan Roma diperkirakan akan menyusul masuk dalam kategori darurat tertinggi pada Rabu. Sejumlah kota lain seperti Genoa dan Verona masih berada di bawah status siaga oranye karena risiko kesehatan yang mengancam kelompok rentan, termasuk lansia dan anak-anak.

Krisis Air di Piedmont dan Aksi Protes Keselamatan Kerja

Dampak buruk dari bencana hidrometeorologi ini langsung memukul sektor kebutuhan dasar masyarakat dan aktivitas ekonomi. Di bagian utara Italia, wilayah Piedmont sedang berjuang melawan krisis air bersih yang parah akibat panas berkepanjangan dan minimnya curah hujan. Otoritas regional bahkan telah meminta bantuan pasokan air dari wilayah tetangga, termasuk Lembah Aosta dan Kanton Ticino di Swiss, demi menyelamatkan sektor pertanian.

Kondisi darurat kelangkaan air ini memaksa pemerintah melakukan pembatasan distribusi secara ketat kepada warga lokal. Sekitar 100 munisipalitas di Piedmont telah memberlakukan pembatasan penggunaan air minum. Sementara itu, beberapa kelompok masyarakat di daerah pegunungan kini terpaksa bergantung pada pasokan air dari truk tangki.

Tidak hanya sektor pertanian dan konsumsi, situasi ini juga melahirkan konflik sosial terkait hak para pekerja di luar ruangan. Suhu ekstrem juga memicu kekhawatiran serius terkait keselamatan kerja. Di Florence, para kurir pengantar makanan dari platform Glovo dan Deliveroo berencana menggelar aksi mogok kerja pada Rabu, sebagai protes atas "kondisi kerja yang mustahil" akibat gelombang panas.

Aspirasi para pekerja ini mendapat perhatian dari regulator di beberapa zona terdampak. Menanggapi situasi tersebut, beberapa wilayah di Italia mulai menerapkan larangan bekerja di luar ruangan selama jam-jam terpanas di siang hari.

           

Network;
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNPos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com

           

Network:
FinNews.id   |  Radarpena.co.id   |  IKNPos.id