Lifestyle . 15/07/2026, 14:29 WIB

Efek Samping Masker Alami bagi Kulit: Dari Jerawat hingga Iritasi

Penulis : Wanda Afifah
Editor : Wanda Afifah

fin.co.id - Masker alami masih menjadi pilihan banyak orang untuk merawat kulit wajah. Banyak yang menganggap bahan alami lebih aman karena berasal dari dapur dan mudah didapat. Namun, anggapan tersebut tidak selalu benar.

Jika Anda salah mengolah atau menggunakan masker alami, kulit justru bisa mengalami berbagai masalah baru. Mulai dari jerawat, milia, hingga iritasi dapat muncul akibat penggunaan bahan yang kurang sesuai dengan kondisi kulit.

Karena itu, penting untuk memahami risiko di balik penggunaan masker alami sebelum mengaplikasikannya ke wajah. Berikut beberapa efek samping yang perlu Anda waspadai.

1. Masker Berbahan Minyak Bisa Memicu Jerawat dan Komedo

Tidak semua jenis kulit cocok menggunakan bahan berbasis minyak. Bagi pemilik kulit berminyak, masker yang mengandung minyak, seperti minyak kelapa, berisiko menyumbat pori-pori.

Saat pori-pori tersumbat, produksi minyak alami kulit tidak dapat keluar dengan baik. Kondisi ini kemudian memicu munculnya komedo dan jerawat. Karena itu, kenali jenis kulit terlebih dahulu sebelum memilih bahan alami untuk masker wajah.

2. Madu dan Putih Telur Berisiko Menimbulkan Milia

Madu murni dan putih telur sering menjadi bahan favorit dalam berbagai resep masker alami. Meski populer, kedua bahan tersebut memiliki sifat oklusif yang cukup berat sehingga berpotensi menyumbat pori-pori.

Jika Anda membiarkannya terlalu lama di wajah, risiko munculnya milia atau bintik putih kecil di bawah kulit bisa meningkat. Oleh sebab itu, gunakan masker alami secukupnya dan jangan mendiamkannya melebihi waktu yang diperlukan.

3. Lemon dan Kunyit Bisa Memicu Iritasi

Lemon dan kunyit kerap digunakan sebagai campuran masker wajah alami. Namun, kedua bahan tersebut memiliki karakteristik yang perlu diperhatikan, terutama bagi pemilik kulit sensitif.

Lemon memiliki tingkat keasaman yang tinggi, sedangkan kunyit mengandung pigmen yang kuat. Kombinasi keduanya dapat memicu rasa perih, kemerahan, hingga kulit menjadi kering. Karena itu, gunakan kedua bahan tersebut dengan lebih hati-hati.

4. Scrub Gula Berlebihan Bisa Merusak Skin Barrier

Eksfoliasi memang membantu mengangkat sel kulit mati. Namun, penggunaan scrub gula yang terlalu keras atau terlalu sering justru dapat memberikan dampak sebaliknya pada kulit.

Gesekan berlebihan dapat merusak lapisan pelindung kulit atau skin barrier. Akibatnya, kulit terasa panas, kering, bahkan mengelupas. Karena itu, lakukan eksfoliasi secara bijak agar kondisi kulit tetap sehat.

           

Network;
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNPos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com

           

Network:
FinNews.id   |  Radarpena.co.id   |  IKNPos.id