Iklan
Iklan
Sport

Spanyol Jadi Alasan Deschamps Rombak Total Timnas Prancis

Timnas Prancis akan menghadapi ujian besar saat berjumpa Spanyol pada semifinal Piala Dunia 2026. Namun, duel kali ini menyimpan cerita yang lebih dalam

Spanyol Jadi Alasan Deschamps Rombak Total Timnas Prancis
Didier Deschamps, Image: @equipedefrance / Instagram

Perubahan itu mulai terlihat ketika Prancis kembali bertemu Spanyol pada semifinal UEFA Nations League 2025.

Meski kembali kalah dengan skor dramatis 4-5, permainan Les Bleus menunjukkan perkembangan signifikan. Mereka mampu menciptakan lebih banyak peluang dan lebih lama menguasai bola dibanding pertemuan sebelumnya.

Deschamps melihat pertandingan tersebut sebagai bukti bahwa proyek regenerasi mulai bergerak ke arah yang benar.

"Saya melihat banyak hal positif. Kami menciptakan banyak peluang, bahkan lebih banyak daripada lawan. Saya memiliki tim muda dan pengalaman ini akan sangat berguna bagi mereka."

Prancis Datang dengan Identitas Baru

Kini, menjelang semifinal Piala Dunia 2026, transformasi Prancis dinilai mulai membuahkan hasil.

Les Bleus hanya kebobolan satu gol dalam lima pertandingan terakhir. Michael Olise telah menjadi bagian penting dalam permainan, sementara Désiré Doué dan Ousmane Dembele membawa kepercayaan diri sebagai pemain Paris Saint-Germain yang sukses di level klub.

Mbappe pun menunjukkan kontribusi berbeda. Selain tetap menjadi ancaman di depan gawang, kapten Prancis kini bekerja lebih keras dalam membantu tekanan sejak lini depan.

Pendekatan kolektif itu membuat Prancis tampil lebih seimbang dibanding dua tahun lalu saat pertama kali dikalahkan Spanyol di Euro 2024.

Semifinal Jadi Momen Pembuktian

Kini Deschamps memiliki kesempatan membuktikan bahwa perubahan besar yang dilakukan setelah dua kekalahan dari Spanyol tidak sia-sia.

Jika pada Euro 2024 dan UEFA Nations League 2025 La Roja menjadi tim yang memaksa Prancis berevolusi, maka semifinal Piala Dunia 2026 menjadi panggung bagi Les Bleus untuk menunjukkan bahwa proses tersebut telah membawa mereka menjadi tim yang jauh lebih matang dan siap membalikkan keadaan.

Referensi:

FIFA

Berita Terkait