Catatan Dahlan Iskan . 04/07/2026, 05:15 WIB

Serba Mirip

Penulis : Afdal Namakule
Editor : Afdal Namakule

Oleh: Dahlan Iskan

Ini hari ke lima saya di Kanada: satu malam di Niagara, dua malam di Toronto, satu malam di Ottawa, dan satu malam di Montreal.

Ketika pegang kemudi kadang saya lupa: perasaan saya masih mengemudi di wilayah Amerika. Semua hampir sama: jalan-jalannya, kanan kirinya, dan jenis mobilnya.

Makanan pun masih sama: kadang di masakan Vietnam, kadang di makanan Barat, kadang di China Town. Hanya kali ini sesekali di sport bar agar bisa sambil nonton siaran langsung Piala Dunia.

Membayar apa pun pakai kartu kredit juga membuat tidak segera menyadari telah empat hari di Kanada: tidak perlu punya uang Kanada.

Soal pembayaran ini Anda bangga jadi orang Indonesia: Anda tidak perlu punya kartu kredit lagi. Cukup pakai uang digital.

Indonesia lebih maju daripada Kanada maupun Amerika. Bahkan pernah sekali makan malam di Toronto bayarnya harus pakai uang kontan. Restonya besar sekali. Penuh. Riuh. Bising. Hampir di semua meja bicara keras dalam bahasa Kanton atau Mandarin. Ini memang resto masakan Kanton yang terbaik di Kanada. Apa boleh buat. Bayar lebih mahal --dikenakan bunga kartu kredit.

Bahwa di Kanada tetap serasa di Amerika itu karena ekonomi Kanada-Amerika sudah seperti bukan dua negara yang berbeda.

Sudah sangat terintegrasi. Kadar terintegrasinya mencapai 70 persen.

Bandingkan dengan kadar integrasi ekonomi sesama negara ASEAN: hanya 25 persen. Saya juga baru menyadari bahwa kode telepon negara Kanada pun sama dengan Amerika: +1. Mirip hanya menjadi salah satu negara bagian di Amerika Serikat.

Pun pendapatan rakyatnya: hampir sama –tingginya. Sama-sama di kisaran USD60.000-70.000 per kapita/tahun.

Yang membuat kadang ingat sudah tidak di Amerika adalah ketika isi bensin: kok murah!

Di Kanada harga bensin bisa 10 persen lebih murah daripada yang termurah di Amerika. Karena itu inflasi di Kanada juga lebih rendah: 3 persen. Sedangkan di Amerika sudah 4 persen.

Harga bensin di Kanada hampir sama dengan di Indonesia: 1,60.

Anda sudah tahu kenapa kelasnya baru sama kok disebut sangat murah: pendapatan perkapita kita belum USD5.000 tapi sudah mampu membeli bensin dengan harga setara orang Kanada! Lebih hebat bukan? Saya tahu jawab Yea Aina: bukan!

           

Network;
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNPos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com

           

Network:
FinNews.id   |  Radarpena.co.id   |  IKNPos.id