Internasional . 02/07/2026, 16:27 WIB

Rusia Serang Ibu Kota Ukraina dengan Rudal dan Drone, Lima Orang Terluka

Penulis : Esnoe Faqih Wardhana
Editor : Esnoe Faqih Wardhana

fin.co.id - Serangan rudal dan drone Rusia mengguncang Kyiv pada Kamis, 2 Juli 2026. Serangan ini menyebabkan kebakaran dan melukai sedikitnya lima orang.

Serangan datang setelah Presiden Volodymyr Zelenskyy memperingatkan bahwa Moskow sedang mempersiapkan "serangan besar-besaran".

Rusia secara rutin meluncurkan gelombang rudal dan drone ke kota-kota Ukraina, termasuk Kyiv, selama invasi lebih dari empat tahunnya, yang telah menjadi konflik paling mematikan di Eropa sejak Perang Dunia II.

Serangan itu terjadi setelah angkatan udara Ukraina memperingatkan bahwa rudal balistik sedang menuju ke ibu kota dan menyusul Zelenskyy yang mempersingkat kunjungannya ke Dublin pada hari Rabu, dengan alasan laporan intelijen tentang serangan Rusia yang akan segera terjadi.

Warga Ukraina Berlindung di Stasiun Metro

Wartawan AFP di Kyiv tengah dan timur mendengar lebih dari selusen ledakan dan melihat penduduk - beberapa dengan anak-anak dan hewan peliharaan - bergegas ke stasiun metro yang digunakan sebagai tempat berlindung.

"Kyiv diserang oleh rudal balistik dan UAV," kata Walikota Kyiv Vitali Klitschko di Telegram, menambahkan bahwa ledakan dapat terdengar di seluruh kota. "Musuh terus meluncurkan rudal ke ibu kota," katanya.

Lima petugas kesehatan terluka di distrik Shevchenkivskyi, salah satunya dalam kondisi kritis, tambah walikota dalam unggahan selanjutnya.

Serangan tersebut memicu kebakaran, menghancurkan sebuah bangunan tempat tinggal dan merusak fasilitas medis, kata Tymur Tkachenko, kepala administrasi militer Kyiv, di Telegram.

Beberapa jam sebelumnya, seorang reporter AFP menyaksikan ledakan di pusat Kyiv selama peringatan serangan udara, diikuti oleh kepulan asap dan api. Petugas pemadam kebakaran dan ambulans berada di lokasi kejadian.

Sekitar 50 menit kemudian, ledakan kedua terjadi di dekat lokasi ledakan awal, mengirimkan puing-puing ke udara.

Evakuasi Warga ke Stasiun Metro dan Pesan Darurat Zelenskyy

Zelensky mengatakan sebelumnya pada hari Rabu bahwa ia bergegas pulang dari kunjungan ke Dublin karena laporan intelijen bahwa Rusia akan melancarkan serangan besar-besaran.

"Saya mendesak rakyat kita untuk sangat berhati-hati, untuk melindungi diri mereka sendiri, anak-anak mereka, dan tentu saja, keluarga mereka; untuk menggunakan tempat perlindungan dan memperhatikan peringatan serangan udara di Ukraina - ini sangat penting," katanya dalam konferensi press.

Ia mengatakan Presiden Rusia Vladimir Putin "telah mempersiapkan serangan besar-besaran terhadap Ukraina ini sejak beberapa waktu lalu".

           

Network;
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNPos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com

           

Network:
FinNews.id   |  Radarpena.co.id   |  IKNPos.id