Tersisa 5 Persen Jemaah RI di Madinah, Kemenhaj Kawal Operasional hingga Tuntas

fin.co.id - 01/07/2026, 15:34 WIB

Tersisa 5 Persen Jemaah RI di Madinah, Kemenhaj Kawal Operasional hingga Tuntas

Kemenhaj pastikan layanan optimal bagi lima persen jemaah haji terakhir di Madinah.

fin.co.idKementerian Haji (Kemenhaj) terus memusatkan perhatian penuh pada pelayanan sekitar lima persen jemaah haji Indonesia yang saat ini masih berada di Madinah.

Memasuki hari operasional ke-71 penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026 M pada Selasa, 30 Juni 2026, pemerintah menegaskan komitmen kuat untuk mengawal seluruh proses pelayanan secara optimal hingga jemaah terakhir tiba di Tanah Air dengan selamat.

Juru Bicara Kemenhaj, Maria Assegaff, memastikan bahwa seluruh fasilitas di Madinah tetap berjalan seratus persen. Petugas di lapangan tetap aktif menyediakan layanan akomodasi, konsumsi, transportasi, pemeriksaan kesehatan, hingga bimbingan ibadah.

"Fokus kami saat ini adalah memastikan jemaah yang masih berada di Madinah dapat menuntaskan rangkaian ibadah dengan tenang, nyaman, dan khusyuk sebelum kembali ke Tanah Air. Komitmen pelayanan Kemenhaj tidak berkurang meskipun operasional haji telah memasuki fase akhir," ujar Maria.

Fasilitasi Ratusan Ribu Tasreh Raudhah Selesai Tuntas

Sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan kepada para tamu Allah, petugas Daerah Kerja Madinah sukses menyelesaikan seluruh proses penerbitan Tasreh Raudhah bagi jemaah yang berhak. Hingga hari ini, sistem telah menerbitkan sebanyak 165.486 Tasreh Raudhah. Data tersebut mencakup 54.506 tasreh untuk jemaah gelombang pertama dan 110.980 tasreh untuk jemaah gelombang kedua.

Menurut penjelasan Maria, pemberian fasilitas ini menjadi langkah nyata Kemenhaj agar jemaah bisa melaksanakan ibadah di Raudhah secara tertib, aman, serta mematuhi aturan dari otoritas Arab Saudi.

Perkembangan Terkini Pemulangan Jemaah ke Tanah Air

Pada saat yang sama, proses pemulangan jemaah haji terus bergerak maju. Hingga hari ke-71 operasional, sebanyak 509 kelompok terbang (kloter) telah bertolak menuju Indonesia. Rinciannya, sebanyak 267 kloter terbang melalui Bandara Internasional King Abdul Aziz di Jeddah, sedangkan 242 kloter lainnya berangkat dari Bandara Internasional Pangeran Mohammad bin Abdul Aziz di Madinah. Secara total, sebanyak 194.319 jemaah beserta 2.011 petugas telah tiba kembali di Indonesia.

Di dalam negeri sendiri, beberapa wilayah sudah menyelesaikan seluruh proses pemulangan. Debarkasi Banten, Medan, Lombok, Padang, Palembang, dan Aceh tercatat telah menuntaskan seluruh kedatangan jemaah haji.

Sementara itu, sepuluh debarkasi lainnya masih terus melayani kepulangan jemaah hingga tanggal 1 Juli 2026. Wilayah-wilayah tersebut meliputi Debarkasi Balikpapan, Batam, Banjarmasin, Jakarta Pondok Gede, Bekasi, Kertajati, Solo, Surabaya, Makassar, dan Yogyakarta.

Pesan Kemenhaj untuk Menjaga Kemabruran Haji

Melalui momentum ini, Maria juga mengajak para jemaah yang sudah berkumpul bersama keluarga untuk selalu menjaga kondisi kesehatan selama masa pemulihan fisik. Ia turut berpesan agar jemaah senantiasa mempertahankan nilai-nilai kemabruran dalam kehidupan sehari-hari.

"Kami berharap kemabruran haji tidak berhenti sebagai capaian pribadi, tetapi menjadi kekuatan untuk menghadirkan manfaat yang lebih luas. Mari bersama-sama mewujudkan Tri Sukses Haji, yaitu sukses ritual, sukses ekosistem ekonomi haji, serta sukses peradaban dan keadaban, sehingga nilai-nilai haji dapat terus hidup dalam keluarga, masyarakat, bangsa, dan umat," pungkas Maria.

Esnoe Faqih Wardhana
Esnoe Faqih Wardhana
Penulis

Penulis FIN.CO.ID