Ragam . 30/06/2026, 07:53 WIB

Lahirkan Deretan Inovasi Besar, Alumnus ITPLN Ini Dipercaya Jadi Dirut PLN EMI

Penulis : AdminFIN
Editor : AdminFIN

fin.co.id - Perjalanan karier Henri Firdaus menjadi Direktur Utama PT PLN Energy Management Indonesia (PLN EMI) memang tak instan. Alumni Teknik Informatika Institut Teknologi PLN (ITPLN) angkatan 1999 itu mengaku sempat gagal saat mengikuti proses seleksi masuk PT PLN (Persero). Namun, kegagalan tersebut justru menjadi titik balik yang membawanya menjadi salah satu nakhoda transformasi energi di lingkungan PLN Group.

Saat bersilaturahmi dengan mahasiswa ITPLN, Henri menceritakan dirinya sempat gagal pada tahapan wawancara karena belum bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Indonesia.

"Saya masuk PLN itu setelah sempat gagal. Waktu wawancara saya bilang belum siap ditempatkan di seluruh Indonesia karena kondisi orang tua sedang sakit. Akhirnya saya tidak lolos," ujar Henri di kampus ITPLN, belum lama ini.

Kesempatan kedua datang beberapa waktu kemudian. Kali ini Henri menyatakan kesiapannya untuk bertugas di mana pun. Ia berhasil lolos seluruh tahapan seleksi, termasuk tes kesehatan.

"Alhamdulillah akhirnya diterima di PLN dan ditempatkan di unit pertamanya yaitu PLN Unit Induk Distribusi Sumatera Selatan, Jambi, dan Bengkulu (S2JB). Bahkan, untuk menempuh perjalanan ke sebuah unit kerja pernah mencapai 20 jam lewat jalur darat," katanya.

Karier Henri dimulai pada 2006 di PT PLN (Persero). Setelah bertugas di PLN S2JB, ia kembali ke Jakarta bertugas Asisten Manajer Perencanaan di Unit Pelaksana Pelayanan (UP3) di Cempaka Putih dan Ciputat sebelum dipercaya memimpin sebagai Manajer sejumlah wilayah pelayanan di Aceh (1,5Tahun), Banyuwangi (11 Bulan) dan Kediri (3 Tahun).

Di Jakarta melahirkan Inovasi Info PLN, yang merupakan Cikal Bakal PLN Mobile.

Salah satu inovasi yang lahir dari gagasannya adalah Info PLN, platform digital layanan informasi pelanggan yang kemudian berkembang menjadi fondasi digital menuju aplikasi PLN Mobile. Transformasi digital tersebut menjadi salah satu tonggak perubahan pelayanan PLN dari sistem konvensional menuju layanan berbasis aplikasi yang kini digunakan jutaan pelanggan di seluruh Indonesia.

Penugasan di Aceh menjadi salah satu pengalaman paling berkesan. Wilayah kerja yang mencakup Aceh Barat Selatan yakni Singkil, Subulussalam, Kota Fajar, Tapak Tuan, Labuan Haji hingga Blangpidie membuat perjalanan pulang ke Jakarta dari kantor pelayanan terjauhnya bisa memakan waktu hingga 18 jam.

Menurut Henri, pengalaman bertugas di berbagai daerah membentuk cara pandangnya bahwa listrik bukan sekadar layanan, tetapi menjadi penggerak utama pembangunan ekonomi, agama, budaya, sosial serta pendidikan yang lebih baik untuk masyarakat.

Dalam perjalanan kariernya, Henri juga tercatat menghasilkan sedikitnya 12 karya inovasi nasional PLN, penghargaan Darma Karya kementrian ESDM, serta masuk dalam jajaran Top 99 Inovasi Pelayanan Publik Nasional Kementrian PAN RB

Pencetus Electrifying Agriculture

Nama Henri juga dikenal sebagai salah satu penggagas konsep Electrifying Agriculture, program pemanfaatan listrik untuk meningkatkan produktivitas sektor pertanian.

Ia menceritakan pengalaman saat bertugas di Banyuwangi pada 2017–2018 ketika membantu petani buah naga memanfaatkan pencahayaan berbasis listrik.

"Dulu buah naga hanya panen satu kali dalam setahun. Setelah menggunakan pencahayaan listrik pada malam hari, tanaman bisa berbuah di luar musim hingga saat ini selalu tersedia. Dari situ kami melihat bagaimana listrik benar-benar mampu meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani," jelas Henri.

           

Network;
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNPos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com

           

Network:
FinNews.id   |  Radarpena.co.id   |  IKNPos.id