Nasional . 26/06/2026, 21:44 WIB
fin.co.id — Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi, menegaskan bahwa tidak ada perusahaan industri komponen otomotif yang angkat kaki atau hengkang dari Indonesia menuju Vietnam.
Prasetyo, yang saat ini juga memegang amanah sebagai Ketua Satuan Tugas (Satgas) Mitigasi Pemutusan Hubungan Kerja (PHK), membawa kabar baik mengenai kelangsungan operasional dua pabrik di Jawa Timur. Berdasarkan laporan terbaru, rencana pemindahan operasional kedua perusahaan tersebut resmi ditunda untuk sementara waktu.
"Alhamdulillah, tadi dilaporkan oleh teman-teman yang memang turun ke lapangan bahwa rencana perpindahan itu untuk sementara bisa ditunda, artinya tidak terjadi pemindahan ke Vietnam," ungkap Prasetyo Hadi saat memberikan keterangan di Gedung DPR, Jakarta, pada Jumat, 26 Juni 2026.
Pemerintah sadar betul bahwa isu ketenagakerjaan dan investasi adalah hal yang sangat sensitif bagi masyarakat. Melalui Satgas Mitigasi PHK, negara berkomitmen untuk sedini mungkin mendeteksi setiap potensi persoalan pengurangan tenaga kerja di lapangan.
Langkah cepat ini penting agar tim gabungan bisa segera merumuskan mitigasi sekaligus mencarikan jalan keluar yang menguntungkan semua pihak.
Prasetyo menerangkan bahwa saat ini satgas besutannya mulai bekerja keras memetakan akar permasalahan di dunia industri. Proses pemetaan komprehensif ini menjadi krusial lantaran gelombang PHK nyatanya tidak menumpuk pada sektor tertentu saja, dan pemicunya pun bisa sangat bermacam-macam.
"Dua perusahaan otomotif itu berpindah oleh karena prinsipal atau investornya yang memutuskan ingin mengurangi atau ingin memindahkan investasinya. Jadi, memang, sekali lagi, permasalahan dari setiap perusahaan-perusahaan ini memang berbeda-beda," jelas Prasetyo mengenai dinamika internal korporasi tersebut.
Senada dengan penjelasan Mensesneg, Kementerian Perindustrian (Kemenperin) juga jauh-jauh hari menepis isu liar terkait rencana hengkangnya fasilitas produksi dua raksasa komponen otomotif di Jawa Timur, yakni PT JAI dan PT SAI.
Juru Bicara Kemenperin, Febri Hendri Antoni Arif, meluruskan informasi keliru tersebut setelah Direktorat Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika menerjunkan tim untuk menelusuri kebenaran kondisi di lapangan secara langsung. Hasilnya, kedua perusahaan tersebut masih beraktivitas seperti biasa, bahkan terus menyumbang devisa melalui jalur ekspor.
"Based on hasil penelusuran, kami dari Kemenperin sementara menyimpulkan bahwa pertama belum ada rencana relokasi fasilitas produksi PT JAI dan PT SAI dari Indonesia ke Vietnam. Kedua, tidak ada pengurangan tenaga kerja atau PHK pada dua perusahaan industri tersebut," tegas Febri saat dikonfirmasi di Jakarta.
Dengan adanya klarifikasi resmi dari dua lini tepercaya pemerintah ini, Sobat tidak perlu cemas lagi. Sektor manufaktur komponen kendaraan kita terbukti masih berdiri kokoh di dalam negeri, tanpa ada pengurangan karyawan maupun pemindahan aset ke negara tetangga.
Network;
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media
Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210
Telephone: 021-2212-6982
E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id