Namun, karena proses negosiasi antara Iran dan AS masih terus berjalan, publik belum mengetahui secara pasti mengenai pengaturan apa yang akan berlaku setelah periode bebas biaya 60 hari tersebut berakhir.
Amerika Serikat sendiri tetap bersikeras pada pendiriannya untuk menolak segala bentuk komersialisasi di jalur internasional. Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio, yang melakukan kunjungan kerja ke negara-negara Teluk tetangga pekan ini, menegaskan kembali posisi negaranya bahwa Washington tidak akan menerima pungutan atau biaya apa pun di Selat Hormuz.