Israel Bersedia Tarik Pasukan dari Lebanon, Syaratnya: Senjata Hizbullah Harus Dilucuti

fin.co.id - 25/06/2026, 23:14 WIB

Israel Bersedia Tarik Pasukan dari Lebanon, Syaratnya: Senjata Hizbullah Harus Dilucuti

Israel tegaskan hanya akan menarik pasukan dari Lebanon setelah pelucutan senjata Hizbullah selesai.

Pernyataan keras Qaani ini muncul tak lama setelah adanya perkembangan diplomatik kejutan di tingkat global. Pekan lalu, Amerika Serikat dan Iran sebenarnya telah menandatangani sebuah kesepakatan sementara.

Perjanjian tersebut bertujuan mengakhiri permusuhan di semua lini, termasuk di Lebanon, serta memuat janji untuk memastikan kedaulatan serta integritas wilayah Lebanon. Pihak Teheran mengartikan poin kesepakatan ini sebagai kewajiban mutlak bagi pasukan Israel untuk segera meninggalkan Lebanon selatan.

Sejauh ini, Israel dan Lebanon memang telah membahas proposal bentukan AS mengenai skema penyerahan wilayah. Dalam draf tersebut, pasukan Israel akan menyerahkan sebagian wilayah Lebanon yang mereka duduki selama perang dengan Hizbullah kepada militer resmi Lebanon. Langkah potensial ini dirancang untuk memulihkan kendali penuh pemerintah Lebanon atas wilayah yang terokupasi.

Jalur konflik ini sendiri meruncing ketika Hizbullah menyeret Lebanon ke dalam perang besar Timur Tengah pada 2 Maret. Saat itu, milisi tersebut meluncurkan serangan roket masif ke wilayah Israel untuk membalas pembunuhan pemimpin tertinggi Iran dalam serangan gabungan AS-Israel.

Rentetan konflik tersebut kemudian mendorong lahirnya nota kesepahaman antara Washington dan Teheran yang ditandatangani pekan lalu. Nota tersebut bertujuan untuk mencapai penyelesaian permanen antara kedua negara, setelah perang terbuka yang dilancarkan oleh AS dan Israel terhadap Iran pada 28 Februari silam.

Esnoe Faqih Wardhana
Esnoe Faqih Wardhana
Penulis

Penulis FIN.CO.ID