Mulai April 2027, Pemandu dan Porter Gunung Rinjani Wajib Kantongi Kartu Pass Kawasan yang Berlaku 1 Tahun

fin.co.id - 24/06/2026, 22:58 WIB

Mulai April 2027, Pemandu dan Porter Gunung Rinjani Wajib Kantongi Kartu Pass Kawasan yang Berlaku 1 Tahun

Balai TNGR data porter & guide Gunung Rinjani untuk mewujudkan pendakian aman.

fin.co.id - Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) Nusa Tenggara Barat (NTB) tengah melakukan pendataan menyeluruh terhadap para pemandu (guide) dan porter yang beraktivitas di kawasan Rinjani. Langkah strategis ini bertujuan untuk mewujudkan sistem pendakian Gunung Rinjani yang aman, tertib, serta berkelanjutan.

Kepala Balai TNGR Nusa Tenggara Barat, Budy Kurniawan, menegaskan tujuan utama dari program penataan ini saat memberikan keterangan di Mataram, Rabu, 24 Juni 2026. "Langkah ini untuk mewujudkan pendakian Gunung Rinjani yang aman dan profesional," kata Budy.

Melalui kebijakan baru tersebut, pihak otoritas akan memperketat pengawasan di lapangan melalui sistem kartu identitas khusus.

"Mulai 1 April 2027, seluruh guide dan porter wajib memiliki kartu pass masuk kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani yang berlaku selama 1 tahun dan harus diperpanjang secara berkala," katanya.

Budy memaparkan bahwa kebijakan ini bertujuan untuk memastikan setiap pelaku jasa wisata telah terdata secara resmi. Selain itu, aturan ini memastikan para pekerja memenuhi standar pelayanan terbaik serta memegang komitmen kuat untuk menjaga kelestarian kawasan konservasi tersebut.

Skema Registrasi Melalui Forum Wisata

Otoritas taman nasional tidak bekerja sendirian dalam menjalankan program penataan ini. Pihak balai melibatkan komunitas lokal untuk menyaring para penyedia jasa pendakian.

"Bagi guide dan porter akan didata ulang melalui Forum Wisata Lingkar Rinjani untuk memperoleh kartu pass guide dan porter," katanya.

Menjadi Garda Terdepan Penyelamat Lingkungan

Budy mengingatkan bahwa profesi pemandu ataupun pembawa barang memiliki tanggung jawab yang jauh lebih besar daripada sekadar mengantarkan pendaki menuju puncak. Mereka memegang peranan penting sebagai garda terdepan dalam menjaga kebersihan lingkungan serta mengelola sampah para pendaki.

Lebih dari itu, tugas mulia mereka juga mencakup jaminan keselamatan bagi para pengunjung sekaligus melindungi kelestarian ekosistem asli Rinjani.

"Para guide dan porter juga harus memberikan pelayanan yang profesional dan bertanggung jawab," katanya.

Pihak Balai TNGR juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama membangun budaya pendakian yang jauh lebih berkualitas di masa depan.

"Karena Rinjani yang lestari dimulai dari pelaku wisata yang profesional dan bertanggung jawab," katanya.

Esnoe Faqih Wardhana
Esnoe Faqih Wardhana
Penulis

Penulis FIN.CO.ID