Nasional . 19/06/2026, 10:45 WIB
fin.co.id - Mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Jenderal TNI (Purn.) A.M. Hendropriyono mengajak masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai upaya yang berpotensi memecah belah persatuan bangsa. Menurutnya, penyebaran informasi palsu, fitnah, hingga provokasi menjadi salah satu ancaman yang perlu dicermati bersama.
Dalam keterangannya di Jakarta, Jumat, Hendropriyono menilai berbagai informasi yang beredar di ruang publik harus disikapi secara kritis agar tidak memicu konflik di tengah masyarakat.
"Kita semua perlu waspada terhadap berbagai informasi yang tidak benar, apalagi fitnah, hoaks, dan provokasi yang sengaja disebarkan untuk mengadu domba sesama anak bangsa," ujar Hendropriyono dalam keterangannya di Jakarta, Jumat 18 Juni 2026.
Guru besar intelijen tersebut menegaskan bahwa sejarah telah berkali-kali menunjukkan bagaimana perpecahan sering berawal dari informasi menyesatkan yang kemudian menumbuhkan rasa curiga di tengah masyarakat.
Karena itu, ia menilai perbedaan pandangan dalam kehidupan demokrasi harus disalurkan melalui mekanisme yang sah dan sesuai konstitusi.
Hendropriyono juga mengingatkan masyarakat agar tidak terjebak dalam berbagai upaya yang mengarah pada kebencian, permusuhan, maupun tindakan inkonstitusional yang dapat mengganggu stabilitas pemerintahan yang sah.
Menurutnya, situasi saat ini menuntut masyarakat untuk mengedepankan akal sehat, melakukan tabayun terhadap informasi yang diterima, serta menghormati proses hukum yang berlaku.
"Jangan mudah terprovokasi oleh isu-isu yang tidak jelas sumber dan tujuannya," katanya mengingatkan.
Ia menegaskan bahwa kepentingan bangsa dan negara harus selalu ditempatkan di atas kepentingan kelompok maupun ambisi politik jangka pendek. Persatuan nasional, ketertiban konstitusi, serta keselamatan negara, kata dia, merupakan hal yang tidak boleh dikorbankan.
Penerima Bintang Republik Indonesia dari Presiden Prabowo Subianto itu menilai demokrasi hanya dapat tumbuh dengan sehat apabila perbedaan disampaikan melalui cara-cara yang damai, beradab, dan konstitusional.
Karena itu, setiap langkah yang bertentangan dengan konstitusi dan mengancam persatuan bangsa tidak seharusnya mendapat tempat dalam kehidupan bernegara.
Dalam kesempatan yang sama, Hendropriyono turut menanggapi tudingan yang mengaitkan dirinya dengan kelompok atau gerakan yang kerap melontarkan kritik keras terhadap pemerintah.
"Saya menegaskan bahwa saya dan orang-orang yang dekat dengan saya tidak terlibat, tidak mendukung, dan tidak pernah memerintahkan siapa pun untuk melakukan kegiatan yang bertujuan menggulingkan pemerintahan yang sah," katanya.
Ia menegaskan bahwa kebebasan berpendapat dalam negara demokrasi tetap harus berjalan dalam koridor hukum dan konstitusi. Karena itu, berbagai tuduhan yang mengaitkan dirinya maupun orang-orang di sekitarnya dengan agenda penggulingan pemerintahan tanpa bukti yang sah disebutnya sebagai hoaks dan fitnah.
Hendropriyono juga mengingat kembali perjalanan pengabdiannya kepada negara yang telah dijalani melalui berbagai penugasan selama bertahun-tahun.
Network;
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media
Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210
Telephone: 021-2212-6982
E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id