Nasional . 18/06/2026, 18:34 WIB
fin.co.id – Muhammadiyah mendorong adanya pembenahan secara menyeluruh terhadap sistem pengelolaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) agar tetap berjalan sesuai target strategis nasional. Langkah perbaikan ini dinilai krusial demi menjaga efektivitas program di lapangan.
Direktur Badan Pelayan dan Pemenuhan Gizi Muhammadiyah (BPPGM), M. Nurul Yamin, memberikan pandangannya dalam keterangan resmi di Jakarta pada Kamis, 18 Juni 2026.
Ia menilai bahwa berbagai dinamika dan kritik tajam yang muncul belakangan ini dari berbagai pihak harus menjadi momentum berharga untuk memperkuat sistem manajemen operasional.
"Program makan bergizi merupakan salah satu ikhtiar penting dalam menyiapkan generasi penerus bangsa yang sehat, cerdas, dan memiliki daya saing tinggi. Berbagai kritik harus dijadikan momentum berbenah untuk memperkuat sistem pengelolaan," kata Nurul Yamin.
Nurul Yamin juga menjelaskan bahwa pemenuhan gizi prasejahtera bukan sekadar program penyediaan makanan instan. Gerakan ini memiliki dimensi yang jauh lebih besar, yakni sebagai investasi jangka panjang yang menjadi prasyarat mutlak dalam mewujudkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) Indonesia yang produktif di masa depan.
Agar program nasional ini tidak salah sasaran dan memiliki kualitas yang terjaga, Muhammadiyah merumuskan indikator baku dalam pelaksanaannya. Dalam mengawal program tersebut, Muhammadiyah menekankan tiga pilar utama yang wajib menjadi standar mutu.
Hal ini mencakup aspek perlindungan konsumen, integritas manajemen, hingga dampak ekonomi yang luas. Tiga pilar ini harus menjadi fondasi utama bagi seluruh pihak yang terlibat dalam distribusi makanan.
"Jadi ada tiga pilar utama yang wajib menjadi standar dalam pengelolaan MBG Muhammadiyah. keamanan pangan yang mencakup aspek halal, tayib, dan aman untuk dikonsumsi. Kedua, tata kelola amanah dan profesional. Ketiga, pengembangan ekosistem berkelanjutan," kata Nurul Yamin.
Sebagai bentuk tanggung jawab sosial, organisasi Islam ini tidak tinggal diam. Untuk mendukung keberhasilan tersebut, Muhammadiyah juga menegaskan komitmennya untuk menjadi mitra strategis pemerintah dengan mengerahkan jaringan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) yang bergerak di bidang pendidikan, kesehatan, dan pelayanan sosial.
Langkah konkret ini lahir dari nilai-nilai dasar perjuangan organisasi. Keterlibatan organisasi tersebut didasarkan pada penguatan ideologi Al-Islam dan Kemuhammadiyahan yang menempatkan pemberdayaan masyarakat serta kemaslahatan umat sebagai bagian integral dari gerakan dakwah sosial.
Sebagai catatan penutup bagi instansi terkait, BPPGM mengingatkan bahwa keberhasilan Program MBG tidak hanya diukur dari kuantitas jumlah penerima manfaat semata.
Pemerintah harus melihat indikator keberhasilan dari aspek yang lebih komprehensif, melainkan dari penguatan kapasitas pengelola, pengawasan berkala, serta transparansi anggaran yang dibangun oleh pemerintah.
Network;
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media
Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210
Telephone: 021-2212-6982
E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id