fin.co.id - Iran dan Amerika Serikat mencapai nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) Islamabad yang memuat berbagai poin penting terkait penghentian konflik, normalisasi hubungan, hingga penyelesaian isu nuklir dan sanksi ekonomi.
Dokumen tersebut tidak hanya mengatur penghentian operasi militer antara kedua pihak dan sekutunya, tetapi juga mencakup pembukaan kembali jalur perdagangan, pencabutan sanksi terhadap Iran, hingga rencana rekonstruksi ekonomi bernilai ratusan miliar dolar AS.
Berikut isi nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) Islamabad antara Iran dan AS:
1. Amerika Serikat dan Iran beserta sekutu masing-masing dalam perang saat ini menyatakan penghentian segera dan permanen operasi militer di semua lini, termasuk di Lebanon, dan mulai saat ini berkomitmen untuk tidak memulai perang atau operasi militer apa pun terhadap satu sama lain, dan untuk menahan diri dari ancaman atau penggunaan kekuatan terhadap satu sama lain, serta menjamin integritas wilayah dan kedaulatan Lebanon.
Kesepakatan akhir akan mengkonfirmasi penghentian permanen perang di semua lini, termasuk di Lebanon, dan ketentuan lain dalam paragraf ini.
2. Amerika Serikat dan Iran sepakat untuk saling menghormati kedaulatan dan integritas wilayah dan untuk menahan diri dari campur tangan dalam urusan internal masing-masing.
3. Amerika Serikat dan Iran berkomitmen melakukan negosiasi dan mencapai kesepakatan akhir dalam kurun waktu maksimal 60 hari, yang dapat diperpanjang berdasarkan persetujuan bersama.
4. Segera setelah penandatanganan MoU ini, Amerika Serikat akan mulai menghapus blokade angkatan laut mereka dan semua gangguan atau hambatan terhadap Iran, dan akan sepenuhnya mengakhiri blokade angkatan laut dalam waktu 30 hari.
Selama periode ini, lalu lintas kapal akan sesuai dengan jumlah lalu lintas pra-perang yang dipulihkan Iran. Amerika Serikat selanjutnya berjanji akan menarik pasukannya dari dekat Negara Iran dalam waktu 30 hari setelah kesepakatan akhir.
5. Setelah penandatanganan MoU ini, Iran akan mengatur upaya terbaiknya untuk jalur aman kapal-kapal komersial tanpa biaya selama 60 hari saja dari Teluk Persia ke Laut Oman dan sebaliknya.
Baca Juga
Lalu lintas kapal komersial akan segera beroperasi, dan dengan mempertimbangkan kebutuhan untuk menghapus hambatan teknis dan militer serta pembersihan ranjau oleh Iran, akan diberlakukan dalam waktu 30 hari.
Iran akan melakukan dialog dengan Kesultanan Oman untuk menentukan administrasi dan layanan maritim ke depannya di Selat Hormuz melalui diskusi dengan negara-negara pesisir Teluk Persia lainnya sesuai dengan hukum internasional yang berlaku dan hak kedaulatan negara-negara pesisir Selat Hormuz.
6. Amerika Serikat berjanji dengan mitra regional untuk mengembangkan rencana definitif yang disepakati bersama dengan dana sedikitnya 300 miliar dolar AS (sekitar Rp5.353 triliun) untuk rekonstruksi dan pembangunan ekonomi Iran. Mekanismenya akan diselesaikan sebagai bagian dari kesepakatan akhir dalam waktu 60 hari. Semua lisensi, pengecualian, dan izin yang diperlukan untuk transaksi keuangan terkait akan diberikan oleh AS.
7. Amerika Serikat berjanji akan mengakhiri semua jenis sanksi terhadap Iran, termasuk resolusi Dewan Keamanan PBB, yaitu resolusi Dewan Gubernur IAEA dan semua sanksi sepihak AS, primer dan sekunder, dalam jadwal yang disepakati sebagai bagian dari kesepakatan akhir.
Iran dan Amerika Serikat mengakui pentingnya isu pengakhiran sanksi yang disebutkan di atas, dan menyatakan niat mereka untuk segera membahas isu-isu ini dalam perundingan demi mencapai kesepakatan bersama.