Hubungan RI-Jerman Makin Erat, Presiden Prabowo Sambut Hangat Kunjungan Presiden Steinmeier di Istana Merdeka

fin.co.id - 15/06/2026, 12:47 WIB

Hubungan RI-Jerman Makin Erat, Presiden Prabowo Sambut Hangat Kunjungan Presiden Steinmeier di Istana Merdeka

Presiden Prabowo menerima kunjungan kerja Presiden Republik Federal Jerman, Frank-Walter Steinmeier, di Istana Merdeka.

fin.co.id – Hubungan Indonesia-Jerman makin erat pasca pertemuan bilateral tingkat tinggi di ibu kota. Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menerima kunjungan kerja resmi dari Presiden Republik Federal Jerman, Frank-Walter Steinmeier, di Istana Merdeka, Jakarta, Senin, 15 Juni 2026.

Iring-iringan kendaraan yang membawa Pemimpin Jerman tersebut memasuki halaman Istana Merdeka sekitar pukul 11.30 WIB. Sebanyak 17 motoris pengawal dan 80 pasukan berkuda yang megah mengiringi kedatangan Presiden Steinmeier secara langsung.

Begitu Presiden Steinmeier turun dari mobil kenegaraan, Presiden Prabowo segera menyambutnya secara langsung. Kedua kepala negara ini saling menjabat tangan dengan erat dan bertukar salam hangat, mencerminkan kedekatan diplomatik yang kuat antara kedua bangsa.

Upacara Penyambutan Resmi dan Pengenalan Jajaran Kabinet Merah Putih

Sebelum melangkah ke dalam gedung Istana Merdeka, kedua pemimpin menyaksikan pertunjukan tarian sambutan tradisional terlebih dahulu. Suasana khidmat menyusul kemudian saat lagu kebangsaan dari kedua negara berkumandang secara berurutan di area luar istana.

Presiden Prabowo dan Presiden Steinmeier selanjutnya melakukan inspeksi bersama terhadap pasukan kehormatan yang bertugas. Setelah prosesi tersebut selesai, Presiden Prabowo memperkenalkan sejumlah menteri penting dari Kabinet Merah Putih yang turut hadir menyambut delegasi Jerman.

Beberapa pejabat teras yang hadir antara lain Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani, serta Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia. Selain itu, tampak pula Menteri Kesehatan Budi Sadikin Gunadi, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Luar Negeri Sugiono, dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

Pertemuan Empat Mata Demi Memperkuat Kemitraan Strategis

Seusai mengikuti rangkaian upacara penyambutan di luar, kedua Kepala Negara segera memasuki Istana Merdeka. Di dalam ruangan, Presiden Steinmeier mengisi buku tamu resmi dengan didampingi langsung oleh Presiden Prabowo, lalu keduanya kembali melakukan sesi foto bersama sambil berjabat tangan di depan media.

Agenda kemudian berlanjut ke pertemuan tête-à-tête atau diskusi empat mata secara tertutup di ruang kerja Presiden Prabowo. Kedua pemimpin negara tersebut duduk bersebelahan dan berbincang dengan akrab demi membahas berbagai agenda penting. Dialog intensif ini memuat harapan besar untuk semakin memperkokoh jalinan kemitraan strategis Indonesia-Jerman di berbagai sektor kehidupan.

Melalui momentum kunjungan ini, pihak Indonesia dan Jerman menegaskan visi bersama dalam memperluas kemitraan di bidang bisnis, investasi energi, penanganan isu iklim, penyerapan tenaga kerja terampil, hingga pertukaran budaya. Tidak hanya itu, kedua negara juga menggarisbawahi komitmen kuat mereka terhadap penegakan demokrasi, tatanan dunia berbasis aturan hukum, serta partisipasi multilateral yang aktif di kawasan Indo-Pasifik.

Sebagai penutup rangkaian kegiatannya, Presiden Steinmeier juga memiliki agenda khusus untuk terlibat dalam diskusi mendalam bersama para ahli dari lembaga kajian (think tank) lokal. Diskusi tersebut bakal mengupas tuntas eksistensi kekuatan menengah (middle power) serta peran strategis Jerman di tengah dinamika tatanan global yang terus berubah.

Esnoe Faqih Wardhana
Esnoe Faqih Wardhana
Penulis

Penulis FIN.CO.ID