Kota yang Mengalami Gerhana Matahari Parsial
Selain jalur totalitas, gerhana matahari parsial akan terlihat di banyak wilayah Amerika Utara, Eropa, dan Afrika.
Di Amerika Serikat, Anchorage di Alaska akan mengalami penutupan Matahari hingga 28 persen. Fairbanks akan mencapai 37 persen, sementara New York sekitar 9 persen, Philadelphia 7 persen, dan Washington D.C. sekitar 4 persen.
Kanada juga akan menyaksikan gerhana parsial. Di Halifax, Bulan akan menutupi sekitar 31 persen permukaan Matahari. Di St. John's, tingkat penutupan mencapai 53 persen, sedangkan Montreal sekitar 18 persen dan Toronto sekitar 8 persen.
Di Eropa, tingkat penutupan Matahari jauh lebih besar karena lokasinya lebih dekat dengan jalur totalitas.
Barcelona dan Madrid di Spanyol diperkirakan mengalami penutupan hingga 99 persen. London di Inggris mencapai sekitar 91 persen, Paris di Prancis 92 persen, Berlin di Jerman 85 persen, dan Dublin di Irlandia sekitar 94 persen.
Lisbon di Portugal akan mengalami gerhana parsial dengan tingkat penutupan sekitar 95 persen. Sementara itu, Milan di Italia mencapai 92 persen dan Wina di Austria sekitar 85 persen.
Di kawasan Skandinavia, Oslo di Norwegia diperkirakan mengalami penutupan Matahari sebesar 83 persen, Stockholm di Swedia 81 persen, dan Saint Petersburg di Rusia sekitar 79 persen.
Afrika Utara Juga Berpeluang Menyaksikan Gerhana Besar
Beberapa wilayah Afrika Utara akan mendapatkan pemandangan gerhana yang cukup spektakuler.
Baca Juga
Aljir, ibu kota Aljazair, diperkirakan mengalami penutupan Matahari hingga 96 persen. Casablanca di Maroko mencapai sekitar 87 persen, sementara Tunis di Tunisia sekitar 50 persen.
Di Dakar, Senegal, gerhana parsial diperkirakan menutupi sekitar 37 persen permukaan Matahari.
Bagi wilayah yang berada dekat jalur totalitas seperti Spanyol, Portugal, Irlandia, Inggris, Prancis, dan Aljazair, sebagian besar cakram Matahari akan tertutup oleh Bulan sehingga fenomenanya akan terlihat sangat mencolok meski tidak mengalami gerhana total. *
Source:NASA