Nasional . 08/06/2026, 12:31 WIB
fin.co.id — Presiden Prabowo Subianto akan melantik dan mengambil sumpah jabatan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S Deyang pada Senin, 8 Juni 2026 sore. Selain itu, Kepala Negara juga bakal melantik Said Iqbal sebagai Penasihat Khusus Presiden bidang Ketenagakerjaan dan Buruh.
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi, mengonfirmasi langsung kabar penunjukan pembantu presiden ini di kompleks parlemen, Senayan. Ia menjelaskan, pelantikan Said Iqbal dilakukan bersamaan dengan jajaran pengurus Badan Gizi Nasional.
"Kemudian juga akan ada pelantikan salah satu pejabat yang akan membantu beliau di pemerintahan yang nanti rencananya juga akan bersamaan diambil sumpah bersamaan Badan Gizi Nasional yaitu adalah Bapak Said Iqbal," kata Mensesneg.
Pihak Istana menjadwalkan agenda pengangkatan dan pengambilan sumpah jabatan ini berlangsung di Istana Negara, Jakarta, pada pukul 16.00 WIB. Selain melaksanakan upacara pelantikan, Presiden Prabowo juga akan menerima surat kredensial dari delapan duta besar negara sahabat pada hari yang sama.
Mensesneg menambahkan bahwa penunjukan ini menjadi bukti nyata keseriusan pemerintah dalam membenahi sektor industri dan kesejahteraan pekerja.
"Beliau akan diminta membantu Bapak Presiden berkenaan dengan masalah ketenagakerjaan dan kesejahteraan buruh sebagai, sekali lagi, bentuk komitmen Bapak Presiden," ujarnya.
Kabar mengenai masuknya Presiden Partai Buruh sekaligus Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) tersebut ke dalam lingkaran Kabinet Merah Putih langsung memicu reaksi positif. Federasi Serikat Pekerja (FSP) ASPEK Indonesia menyambut baik langkah strategis Presiden Prabowo.
Presiden FSP ASPEK Indonesia, Abdul Gofur, dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Minggu, menilai sinyal positif ini menjadi bukti konkret bahwa pemerintah memberikan ruang yang lebih besar bagi representasi kaum pekerja dalam proses pengambilan kebijakan nasional. Di samping itu, menurutnya, sinyal ini merupakan langkah maju bagi demokrasi industrial dan hubungan industrial di Indonesia.
Selama ini, gerakan kaum buruh telah menjadi salah satu pilar penting dalam menopang pembangunan ekonomi nasional. Oleh karena itu, kehadiran figur yang memahami betul persoalan ketenagakerjaan langsung dari lapangan akan memperkuat upaya pemerintah dalam mewujudkan perlindungan pekerja, peningkatan kesejahteraan buruh, penciptaan lapangan kerja yang berkualitas, serta penguatan jaminan sosial ketenagakerjaan.
Apabila Said Iqbal resmi bergabung dalam jajaran kabinet, FSP ASPEK Indonesia menilai momentum emas tersebut dapat menjadi sarana untuk memperkuat dialog sosial antara pemerintah, pengusaha, dan serikat pekerja dalam semangat kemitraan yang konstruktif.
“Kaum buruh tidak hanya ingin didengar, tetapi juga dilibatkan dalam proses pengambilan keputusan yang menyangkut masa depan pekerja Indonesia. Penunjukan tokoh buruh ke dalam kabinet akan menjadi simbol penting bahwa negara hadir dan berpihak pada peningkatan kesejahteraan pekerja,” kata Abdul Gofur.
Pada akhir keterangannya, FSP ASPEK Indonesia juga meyakini bahwa pembangunan ekonomi yang berkeadilan hanya dapat terwujud apabila pertumbuhan ekonomi berjalan beriringan dengan peningkatan kesejahteraan pekerja, perlindungan hak-hak normatif, dan terciptanya hubungan industrial yang harmonis di tanah air.
Network;
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media
Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210
Telephone: 021-2212-6982
E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id