"Sebagai manusia yang biasa, yang tidak luput dari dosa dan kesalahan, saya menyadari potongan video yang beredar tersebut sudah membuat kegaduhan di media sosial. Saya menyadari bahwa kata-kata saya tersebut tidak menunjukkan kebaikan maupun kerendahan hati," ujarnya.
Ia juga menilai persoalan yang seharusnya dapat diselesaikan secara lebih tenang kini berkembang menjadi perhatian banyak orang.
"Hal-hal yang seharusnya cukup diselesaikan di ruang lebih tenang, kini turut menyita perhatian dan energi dari banyak pihak," lanjutnya.
Dalam pernyataan tersebut, Sarwendah menyampaikan permintaan maaf secara terbuka kepada semua pihak yang terdampak oleh polemik tersebut.
"Oleh karena itu, saya minta maaf dari lubuk hati saya kepada semuanya. Saya minta maaf atas video yang beredar tersebut dan terhadap semua yang telah terdampak oleh karena hal tersebut," ucapnya.
Sarwendah juga memberikan perhatian khusus kepada ketiga anaknya yang ikut terseret dalam pemberitaan.
"Maaf yang terdalam kepada anak-anak saya. Apa pun yang terjadi di antara kehidupan orang dewasa, mereka tidak seharusnya terbawa ke dalam pemberitaan yang beredar," ungkapnya.
"Sebagai seorang ibu, saya berjanji akan terus berusaha menjadi ibu yang melindungi, merawat, dan mengutamakan kebahagiaan dan masa depan mereka," tegas Sarwendah.
Meski demikian, tidak adanya permintaan maaf yang ditujukan langsung kepada Ruben Onsu menjadi poin yang dipersoalkan Nikita Mirzani. Kritik tersebut pun menambah panjang perbincangan publik terkait video klarifikasi Sarwendah. *