Tak hanya soal nafkah, kubu Ruben juga mengkritik situasi yang menurut mereka membuat sang ayah kandung kesulitan bertemu anak-anaknya.
Mereka bahkan menyinggung keberadaan kekasih Sarwendah yang dinilai memiliki akses lebih mudah kepada anak-anak tersebut.
"Porsi ayah kandung yang sudah diatur dalam perjanjian tidak dilaksanakan dengan berbagai macam alasan dan berbagai macam argumentasi, tapi orang yang tidak memiliki hubungan darah diberikan keleluasaan," kata Minola.
"Makanya ayah terasa orang asing, orang asing terasa ayah. Ini yang harusnya dicegah. Ini yang dicegah, bukan masalah cemburu ini, enggak ada," lanjutnya.
Pada Jumat 5 Juni, pihak Sarwendah membantah tudingan tersebut. Pengacara Sarwendah, Chris Sam Siwu, menegaskan bahwa tidak pernah ada upaya menghalangi Ruben untuk berkomunikasi atau bertemu dengan anak-anaknya.
"Kapan pun WA aja ke ibunya, WA anaknya. Kalau WA anaknya tidak dibalas WA ke ibunya, atau dua-duanya di WA. Karena gimana pun, anak ini kan enggak bisa berjalan sendiri, harus komunikasi mengenai jadwal dengan orang tuanya yaitu ibunya," kata Chris.
Di tengah saling bantah tersebut, media sosial kemudian diramaikan oleh beredarnya beberapa video yang diduga menampilkan Sarwendah melontarkan komentar yang menyebut nama hewan terhadap Ruben.
Salah satu video memperlihatkan Sarwendah saat melakukan siaran langsung bersama kekasihnya, Giorgio Antonio. Dalam potongan video yang beredar, ia tampak merespons dengan wajah masam sebuah pemberitaan yang diduga berkaitan dengan nafkah dari Ruben.
Video lain yang juga ramai dibahas memperlihatkan Sarwendah sedang membicarakan seseorang yang dipanggil dengan sebutan "cong". Banyak warganet menduga sosok yang dimaksud adalah Ruben Onsu.
Ramainya perbincangan di media sosial membuat Sarwendah akhirnya menyampaikan permintaan maaf melalui akun media sosialnya pada Jumat 5 Juni.
Baca Juga
"Sebagai manusia yang biasa, yang tidak luput dari dosa dan kesalahan, saya menyadari potongan video yang beredar tersebut sudah membuat kegaduhan di media sosial," kata Sarwendah.
"Saya menyadari bahwa kata-kata saya tersebut tidak menunjukkan kebaikan maupun kerendahan hati. Hal-hal yang seharusnya cukup diselesaikan di ruang lebih tenang, kini turut menyita perhatian dan energi dari banyak pihak."
Hingga kini, polemik antara Ruben Onsu dan Sarwendah masih menjadi perhatian publik. Perselisihan yang awalnya berkaitan dengan nafkah dan pengasuhan anak kini berkembang menjadi perdebatan luas yang terus menyita perhatian penggemar kedua belah pihak. *