Entertainment . 06/06/2026, 08:08 WIB

Kronologi Perseteruan Ruben Onsu dan Sarwendah: Berawal dari Nafkah Anak, Caci Maki, Lalu Minta Maaf

Penulis : Afdal Namakule
Editor : Afdal Namakule

fin.co.id - Hubungan Ruben Onsu dan mantan Istrinya, Sarwendah kembali menjadi sorotan publik. Setelah sempat mereda pascacerai pada 2024, konflik antara keduanya kini kembali mencuat dan berkembang menjadi perdebatan terbuka yang melibatkan isu nafkah anak, hak pengasuhan, hingga viralnya video Sarwendah yang melontarkan kata-kata tak pantas.

Perselisihan terbaru ini bermula dari pernyataan kuasa hukum Sarwendah, Abraham Simon, pada Minggu 31 Mei lalu. Saat itu, ia mengungkapkan bahwa kliennya kembali didatangi debt collector terkait sebuah mobil yang disebut sebagai aset milik Ruben Onsu.

Menurut Abraham, kedatangan debt collector tersebut bukan kali pertama. Sarwendah juga pernah mengalami kejadian serupa pada November 2025. Ia menegaskan bahwa kliennya tidak lagi memiliki hubungan dengan aset tersebut.

Di tengah persoalan itu, kubu Sarwendah juga mengungkap soal biaya pengasuhan anak. Abraham menyatakan bahwa sejak akhir 2025 hingga saat ini, biaya pendidikan dan kebutuhan anak-anak lebih banyak ditanggung oleh Sarwendah.

"Fakta yang terjadi walaupun sudah disepakati terkait dengan anak ini, pada faktanya klien kami sejak akhir tahun 2025 sampai 2026 saat ini, justru klien kami yang membiayai biaya pemeliharaan anak-anak," kata Abraham.

"Biaya sekolah, les-les atau bimbingan belajar, dan kalau ada anak-anak yang sakit ke dokter, itu bahkan klien kami menanggung. Sejak dari akhir tahun 2025 sampai saat ini," kata Simon.

Pernyataan tersebut kemudian mendapat respons dari pihak Ruben. Melalui kuasa hukumnya, Minola Sebayang, kubu Ruben tidak membantah adanya penghentian pembayaran nafkah sebesar Rp200 juta per bulan sejak Desember 2025.

Namun menurut Minola, keputusan itu merupakan bentuk protes karena Ruben merasa tidak memperoleh hak untuk menghabiskan waktu bersama kedua anaknya selama berbulan-bulan.

"Ruben berpikir, 'Kewajibanku kubayar terus bahkan melampaui apa yang seharusnya, hakku aku enggak dapat'. Oh dia juga ingin menunjukkan aksi protesnya, 'Aku juga bisa tidak melaksanakan kewajibanku'," kata Minola.

"Dan itu baru dilaksanakan, dimulai dari Desember. Ya, sampai hari ini baru 6 bulan sudah teriak," lanjutnya.

Minola juga menyoroti besarnya nilai nafkah yang selama ini diberikan Ruben.

"Sekarang saya tanya yang masih menikah saja, ada enggak suami kalian memberikan nafkah Rp225 juta per bulan? Ayo nih yang sudah nikah. Ini mantan loh. Masih diribetin juga (untuk bertemu anak)," kata Minola.

Ketegangan kemudian meningkat setelah Ruben menyampaikan pernyataan yang menyinggung kemampuan mantan istrinya dalam membesarkan anak-anak mereka.

"Ya sudah, kalau tidak sanggup, serahkan anak-anak ke saya, saya yang membesarkan!" kata Ruben.

"Dua tahun terakhir memang saya lebih banyak diam. Saya pikir ini akan usai, tapi ternyata kayaknya menjadi bola liar terus untuk berbagai pihak. Makanya saya minta pengacara saya bicara sesuai data biar jelas," tegas Ruben.

           

Network;
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNPos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com

           

Network:
FinNews.id   |  Radarpena.co.id   |  IKNPos.id