Nasional . 05/06/2026, 23:23 WIB

Hingga Mei 2026 Realisasi Anggaran MBG Capai Rp88,15 Triliun

Penulis : Esnoe Faqih Wardhana
Editor : Esnoe Faqih Wardhana

fin.co.id – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa melaporkan bahwa realisasi anggaran untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) hingga Mei 2026 kini telah menyentuh angka Rp88,15 triliun. Angka penyerapan dana ini menunjukkan kenaikan sebesar 17,53 persen jika kita membandingkannya dengan posisi pada April 2026 yang tercatat sebesar Rp75 triliun.

Pemerintah menyalurkan porsi anggaran yang besar ini untuk menjamin pemenuhan gizi masyarakat secara luas, terutama kelompok anak sekolah serta golongan rentan lainnya di berbagai daerah.

Realisasi anggaran Makan Bergizi Gratis sampai sekarang sudah mencapai Rp88,15 triliun untuk 63,13 juta penerima dan 29.679 SPPG,” kata Purbaya dalam konferensi pers APBN KiTa Edisi Juni 2026 di Jakarta, Jumat.

Rincian Data Penerima Program Makan Bergizi Gratis

Jika kita membedah lebih rinci dari total jumlah target penerima manfaat yang mencapai 63,13 juta jiwa tersebut, mayoritas penggunanya datang dari kalangan pelajar. Sebanyak 48,9 juta di antaranya merupakan kelompok siswa di berbagai jenjang pendidikan.

Sementara itu, sisa kuota sebanyak 14,3 juta penerima jatuh kepada kelompok non-siswa. Kategori non-siswa ini mencakup masyarakat yang membutuhkan perhatian gizi khusus, seperti ibu hamil, ibu menyusui, serta anak-anak usia balita.

Langkah Efisiensi dan Pemangkasan Pagu Anggaran oleh Presiden

Meskipun penyerapan dana program ini terus berjalan, pemerintah sebenarnya mengambil kebijakan penyesuaian yang cukup signifikan. Berdasarkan informasi yang beredar sebelumnya, pemerintah telah memangkas pagu program MBG pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun anggaran 2026.

Alokasi dana yang semula bernilai Rp335 triliun kini dipotong hingga menyisakan Rp268 triliun saja. Menkeu Purbaya menjelaskan bahwa keputusan pemotongan pagu tersebut merupakan instruksi langsung dari Presiden Prabowo Subianto. Langkah tegas ini bertujuan untuk memastikan agar pengelolaan dana program MBG bisa berjalan dengan jauh lebih efisien di lapangan.

Lebih lanjut, Bendahara Negara ini juga sempat memberikan sinyal bahwa manajemen keuangan ke depan berpotensi melakukan penghematan anggaran program MBG lanjutan. Walaupun demikian, ia belum merinci secara detail mengenai bagaimana rencana skema penghematan tersebut untuk ke depannya.

           

Network;
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNPos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com

           

Network:
FinNews.id   |  Radarpena.co.id   |  IKNPos.id