Ragam . 03/06/2026, 19:18 WIB
Ringkasan :
PT Hutama Karya (Persero) memancangkan tonggak penting dalam perjalanan transformasinya dengan semakin mengukuhkan implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG). Langkah ini menjadi kunci dalam membangun pondasi kokoh bagi infrastruktur nasional yang tidak hanya mengedepankan pembangunan fisik, tetapi juga sangat peduli terhadap keberlanjutan lingkungan, dampak sosial, serta tata kelola perusahaan yang transparan dan akuntabel.
Transformasi ini bukan sekadar jargon, melainkan terintegrasi penuh dalam setiap aspek operasional perusahaan. Mulai dari pelaksanaan proyek konstruksi yang berskala masif, aktivitas operasional sehari-hari, hingga penguatan budaya kerja internal yang adaptif dan bertanggung jawab.
Hal ini sejalan dengan visi besar transformasi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang mendorong perusahaan-perusahaan negara untuk membangun model bisnis yang lebih _sustainable_, _responsible_, dan mampu memberikan nilai tambah signifikan dalam jangka panjang.
Di lini lingkungan, Hutama Karya menunjukkan komitmennya dalam pengelolaan energi, emisi, dan limbah. Perusahaan ini secara proaktif menggarap strategi dekarbonisasi demi menciptakan lingkungan kerja yang lebih hijau dan berkelanjutan.
Berbagai implementasi inovatif telah digalakkan. Salah satunya adalah pemanfaatan panel surya yang kini mendukung penerangan jalan umum (PJU) di beberapa ruas tol yang dikelolanya. Inisiatif serupa juga diterapkan untuk memenuhi kebutuhan energi di lokasi proyek konstruksi, sebuah langkah strategis dalam transisi energi dan efisiensi operasional.
Lebih jauh lagi, perusahaan mulai mengukur jejak karbon dari aktivitas perjalanan dinas penerbangan yang berasal dari kantor pusatnya. Hutama Karya juga telah mengimplementasikan verifikasi emisi gas rumah kaca sesuai standar internasional ISO 14064-1:2018 pada proyek _pilot project_ JORR-S dan HK Tower.
Tindakan ini krusial untuk memperkuat sistem inventarisasi, pengukuran, dan pelaporan emisi perusahaan secara akurat dan terukur.
Penguatan aspek lingkungan ini menjadi bagian tak terpisahkan dari strategi keberlanjutan Hutama Karya yang selaras dengan agenda nasional untuk mencapai _Net Zero Emission_ pada tahun 2060. Pelaporan lingkungan perusahaan juga mengacu pada standar global terkemuka, Global Reporting Initiative (GRI).
Aspek sosial juga menjadi pilar penting dalam penguatan ESG di Hutama Karya. Perusahaan ini terus berupaya meningkatkan kualitas keselamatan kerja dan secara aktif memberdayakan masyarakat di sekitar wilayah operasionalnya.
Hutama Karya mengimplementasikan sistem _Quality, Health, Safety, Security, and Environment_ (QHSSE) yang terintegrasi dengan standar internasional. Pengawasan keselamatan kerja kini semakin canggih berkat digitalisasi melalui sistem HK SHIELD.
Sistem ini memungkinkan _monitoring_ dan pelaporan kinerja QHSSE secara _real-time_, yang berkontribusi pada pencapaian _Total Recordable Injury Rate_ (TRIR) sebesar 0,22 per satu juta jam kerja pada tahun 2025. Tentu saja, ini juga bertujuan untuk memperkuat budaya keselamatan kerja di seluruh lini perusahaan.
Network;
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media
Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210
Telephone: 021-2212-6982
E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id