Viral . 02/06/2026, 07:14 WIB
fin.co.id - Sebuah video yang memperlihatkan perselisihan antara seorang sopir taksi lokal dengan penumpang bersama rekan warga negara asing (WNA) menjadi perbincangan di media sosial. Peristiwa itu diduga berkaitan dengan permintaan uang tambahan di luar tarif yang telah disepakati.
Penumpang dalam video tersebut diketahui adalah DJ Gebby Vesta. Insiden itu terjadi saat dirinya bersama seorang rekannya pulang dari sebuah restoran di kawasan Kerobokan, Kuta Utara, Badung.
Dalam video penjelasan yang diunggah melalui media sosial, Gebby mengaku awalnya sepakat menggunakan jasa taksi lokal dengan tarif Rp300 ribu. Keputusan itu diambil setelah ia membatalkan pesanan transportasi online yang sebelumnya dipesan dengan tarif sekitar Rp78 ribu.
Menurut Gebby, ia memilih menggunakan taksi tersebut karena merasa kasihan kepada sopir yang saat itu sedang menunggu penumpang.
"Karena aku tahu dia tadi mangkal di sana dan aku sudah pernah beberapa kali naik taksi dia sama turis, dan selalu aku mintain Rp 300 ribu ke bulenya. Jadi pas semalam aku bilang 300 ya, dan dia bilang: 'kalau bisa minta tambah ya mbak ke bulenya'," kata Gebby dalam unggahan video kronologi yang dibagikannya melalui media social.
Permasalahan mulai muncul ketika rekan Gebby hendak mengambil uang tunai di mesin ATM. Menurutnya, sopir tersebut ikut masuk ke area ruang ATM sehingga membuat rekannya merasa tidak nyaman.
"Pas masuk mobil bulenya bilang ke aku, 'Kenapa dia selalu mengikutiku? Dan dia selalu membicarakan tentang uang lebih. Kartuku hilang dan aku butuh uang tunai, bisakah aku transfer ke kamu dan kamu yang ambil uangnya?'" kata Gebby menirukan ucapan rekannya yang panik karena kartu ATM-nya tertinggal lalu raib.
Gebby menuturkan, setelah mendengar rencana transfer uang tersebut, sopir kembali meminta tambahan uang sebesar Rp200 ribu. Permintaan itu kemudian memicu perdebatan di antara keduanya.
"Aku bilang, 'Bli, kamu kan sudah dikasih Rp 300 ribu cuma dekat, sudah syukur lho'. Terus dia bilang, 'Kok mbak yang ngatur, kan bukan duit mbak, bulenya aja oke kok'. Aku bilang ke dia, 'Kalau oke, enggak mungkin dia risih sama kamu'," kata Gebby.
Situasi disebut berlanjut hingga ke dalam sebuah minimarket. Gebby mengaku sopir tersebut terus meminta tambahan uang kepada rekannya yang merupakan warga negara asing.
Menurutnya, rekannya terlihat tertekan dan frustrasi akibat situasi tersebut. Aksi itu akhirnya berhenti setelah Gebby mulai merekam kejadian menggunakan telepon genggamnya.
Gebby membenarkan bahwa peristiwa tersebut terjadi pada Minggu 31 Mei 2026 sekitar pukul 03.30 Wita. Saat itu ia baru saja meninggalkan lokasi tempat makan Miss Fish di Tibubeneng, Kuta Utara.
Ia juga mengaku sengaja membagikan kejadian tersebut ke media sosial sebagai bentuk perhatian terhadap dugaan modus serupa yang disebutnya pernah dialami pihak lain di kawasan wisata tersebut. *
Network;
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media
Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210
Telephone: 021-2212-6982
E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id