Internasional . 28/05/2026, 12:59 WIB
fin.co.id - Ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat kembali memanas setelah Korps Garda Revolusi Islam atau Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC) mengklaim telah melancarkan serangan terhadap sebuah pangkalan udara Amerika.
Serangan tersebut disebut sebagai balasan atas aksi militer Amerika Serikat yang lebih dulu menyerang sebuah lokasi di dekat bandara Bandar Abbas, Iran, pada dini hari waktu setempat.
Dalam pernyataan resmi yang dimuat kantor berita semi-resmi Tasnim, IRGC menyebut serangan ke pangkalan udara dilakukan pada pukul 04.50 waktu setempat atau sekitar 01.20 GMT.
Meski demikian, IRGC tidak mengungkap lokasi detail pangkalan udara yang menjadi target serangan tersebut.
IRGC hanya menyatakan bahwa pangkalan udara itu merupakan titik asal dari “agresi” militer Amerika Serikat terhadap wilayah Iran.
Pengumuman itu muncul setelah adanya laporan mengenai serangan militer AS di kawasan pinggiran Bandar Abbas, salah satu wilayah strategis Iran yang berada di pesisir Teluk Persia.
Dalam pernyataannya, IRGC menegaskan bahwa Iran tidak akan tinggal diam menghadapi aksi militer dari pihak luar. Mereka juga memperingatkan bahwa setiap bentuk agresi lanjutan akan dibalas dengan tindakan yang lebih keras.
“Tindakan militer lebih lanjut akan menghadapi tanggapan yang lebih tegas,” demikian pernyataan IRGC.
Baca Juga
Situasi ini membuat kekhawatiran global meningkat terkait potensi eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah. Bandar Abbas sendiri dikenal sebagai salah satu wilayah penting bagi aktivitas militer dan perdagangan Iran karena lokasinya yang strategis.
Hingga saat ini belum ada pernyataan resmi dari pihak militer Amerika Serikat terkait klaim serangan balasan yang disampaikan IRGC. Namun perkembangan tersebut langsung menjadi sorotan internasional karena dikhawatirkan dapat memicu konflik yang lebih luas.
Pengamat menilai meningkatnya ketegangan antara Iran dan AS berpotensi berdampak pada stabilitas keamanan kawasan hingga perdagangan global, terutama jalur pelayaran energi di sekitar Teluk Persia.
Di media sosial, kabar serangan tersebut juga ramai diperbincangkan publik dunia. Banyak pihak khawatir aksi saling balas antara kedua negara dapat memperburuk situasi geopolitik internasional yang saat ini sudah cukup panas.
Meski belum diketahui dampak pasti dari serangan tersebut, IRGC memastikan Iran siap mengambil langkah lebih lanjut apabila kembali terjadi serangan terhadap wilayah mereka.
Network;
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media
Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210
Telephone: 021-2212-6982
E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id