Menurut Nixon, tingkat penetrasi telepon seluler di Indonesia saat ini jauh lebih tinggi dibanding kepemilikan rekening bank. Ia mencontohkan, selama lebih dari 70 tahun BTN telah menyalurkan sekitar 6 juta KPR, sementara pengguna mobile banking BTN dalam waktu kurang dari tiga tahun sudah mencapai sekitar 5 juta akun.
“Kita buat digitalisasi untuk perbankan. Penetrasi HP lebih banyak dibanding penetrasi account. BTN usia 70 lebih KPR 6 jutaan, mobile ga sampai 3 tahun sudah 5 juta mobile banking acc. Menurut saya jumlah KPR ditakeover user mobile,” ungkapnya.
“Penetration rate sekarang lebih mudah karena mobile bisa buka dari rumah. Itu cara kami akses unbanked,” tutupnya. *