Sebelum adanya tanggapan dari Menteri HAM, Kepala Kepolisian Daerah Lampung, Irjen Pol. Helfi Assegaf, sebenarnya telah mengeluarkan instruksi keras kepada seluruh jajarannya. Ia memerintahkan anggotanya untuk menindak tegas seluruh pelaku pembegalan serta pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang beroperasi di wilayahnya.
“Tidak ada toleransi terhadap pelaku pembegalan. Saya sudah perintahkan tembak di tempat,” kata Helfi di Mapolda Lampung, Jumat.
Helfi mengambil kebijakan berani tersebut karena melihat aksi pembegalan yang kian hari kian meresahkan masyarakat di wilayah Lampung. Berdasarkan hasil evaluasi pihak kepolisian, para pelaku kriminal ini melancarkan aksinya bukan lagi demi memenuhi kebutuhan pokok atau urusan perut. Mayoritas pelaku nekat membegal karena ingin menggunakan uang hasil penjualan motor curian tersebut untuk membeli narkoba.