Nasional . 15/05/2026, 20:30 WIB
fin.co.id – Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengatakan pemerintah akan membangun 2.000 lokasi kampung nelayan di seluruh Indonesia pada tahun 2026.
Program tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan nelayan sekaligus memperkuat sektor perikanan nasional.
"Seluruh Indonesia kita akan bangun 2.000 lokasi termasuk di Nusa Tenggara Timur," katanya di Kupang, Jumat, 15 Mei 2026.
Pernyataan itu disampaikan Zulkifli Hasan usai melakukan kunjungan kerja ke Gereja Bethel Indonesia (GBI) Nusa Tenggara Timur sekaligus menyampaikan ucapan Hari Kenaikan Yesus Kristus kepada umat Kristiani di Kupang.
Zulkifli Hasan menjelaskan pemerintah masih menunggu data dari Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur terkait jumlah titik kampung nelayan yang akan dibangun di wilayah tersebut.
Ia berharap pemerintah daerah segera melakukan pendataan agar pembangunan bisa direalisasikan pada 2026.
Menurut dia, NTT memiliki potensi besar sebagai provinsi kepulauan yang membutuhkan dukungan infrastruktur perikanan dan fasilitas nelayan.
Dalam program tersebut, pemerintah tidak hanya membangun permukiman nelayan, tetapi juga menghadirkan berbagai fasilitas penunjang aktivitas perikanan.
Pemerintah berencana membangun pabrik es, cold storage, pasar lelang ikan, hingga Koperasi Nelayan Merah Putih di setiap kawasan kampung nelayan.
Keberadaan fasilitas itu diharapkan membantu nelayan menjaga kualitas hasil tangkapan sekaligus menghindari kerugian saat harga ikan turun.
"Kalau habis melaut, dapat ikan banyak, dijual, ditawar murah-murah dan dijual. Kalau tidak dijual, busuk. jadi akan kita bangun kampung nelayan," tambah dia.
Selain membangun fasilitas penyimpanan ikan, pemerintah juga akan memperkuat peran Koperasi Nelayan Merah Putih.
Network;
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media
Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210
Telephone: 021-2212-6982
E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id