Dibandingkan Ferrari, Lewis Hamilton: McLaren dan Red Bull Lebih Jitu Kembangkan Mobil

fin.co.id - 13/05/2026, 07:22 WIB

Dibandingkan Ferrari, Lewis Hamilton: McLaren dan Red Bull Lebih Jitu Kembangkan Mobil

Lewis Hamilton, Image: @lewishamilton / Instagram

fin.co.id - Lewis Hamilton mulai mempertanyakan arah pengembangan mobil Ferrari setelah tim asal Italia itu gagal tampil maksimal pada Formula 1 GP Miami 2026. Menurut juara dunia tujuh kali tersebut, rival-rival utama seperti McLaren dan Red Bull justru terlihat mampu memaksimalkan pengembangan mobil mereka dengan jauh lebih efektif.

Ferrari sebelumnya membawa paket upgrade besar ke Miami dengan harapan mampu memangkas jarak dari tim-tim papan atas. Namun hasil yang diperoleh justru belum memuaskan. Hamilton hanya mampu finis di posisi keenam, sementara rekan setimnya, Charles Leclerc harus puas berada di urutan kedelapan setelah terkena penalti besar pascalomba.

Dalam wawancaranya usai sesi kualifikasi dan balapan, Hamilton menilai peningkatan performa Ferrari tidak sebesar yang diharapkan. Ia bahkan menyebut rival-rival seperti McLaren, Mercedes, dan Red Bull tampak menemukan solusi aerodinamika yang lebih efektif.

Hamilton Soroti Perbedaan Desain Sayap Depan

Hamilton secara khusus menyoroti desain sayap depan mobil Ferrari yang menurutnya berbeda dibandingkan para pesaing utama. Ia menduga ada konsep tertentu yang berhasil dimanfaatkan rival untuk meningkatkan performa mobil mereka.

“Kami bekerja sangat keras membawa komponen baru ini dan memang ada peningkatan, tetapi tim lain juga berkembang,” ujar Hamilton.

Ia juga menyinggung perkembangan McLaren yang disebut mendapatkan hasil lebih besar dari upgrade terbaru mereka dibandingkan Ferrari. Menurut Hamilton, ada sesuatu pada desain sayap depan rival yang patut dipelajari lebih dalam oleh Ferrari.

“Kalau melihat sayap depan mobil mereka dan mobil kami, bentuknya jelas berbeda. Saya penasaran apa efeknya karena mereka terlihat mengalami peningkatan performa,” katanya.

Pernyataan itu memunculkan dugaan bahwa Ferrari masih tertinggal dalam pengembangan konsep aerodinamika modern yang kini menjadi faktor penting dalam persaingan Formula 1.

Ferrari Dinilai Masih Lemah di Trek Lurus

Selain masalah aerodinamika, Hamilton juga mengeluhkan kecepatan Ferrari di lintasan lurus. Ia menyebut mobil Ferrari masih kehilangan sekitar tiga hingga empat persepuluh detik dibanding rival hanya dari sektor straight line speed.

Kondisi itu menjadi perhatian serius menjelang GP Kanada yang terkenal memiliki karakter lintasan cepat dengan trek lurus panjang. Hamilton menilai Ferrari harus segera menemukan solusi untuk mengurangi hambatan udara atau drag agar mampu bersaing dengan tim papan atas.

“Kami menuju sirkuit lain dengan trek lurus panjang dan kami kehilangan cukup banyak waktu hanya karena kecepatan lurus,” ucap Hamilton.

Ia mengaku tetap optimistis, tetapi Ferrari harus bergerak cepat bila ingin kembali bersaing memperebutkan podium musim ini.

Makruf
Makruf
Penulis

Penulis FIN.CO.ID