fin.co.id - Balai Besar Kekarantinaan Kesehatan Bandara Internasional Soekarno-Hatta memperketat pengawasan terhadap pelaku perjalanan udara dari empat negara yang teridentifikasi memiliki kasus penularan Hantavirus.
Kepala BBKK Bandara Internasional Soekarno-Hatta Naning Nugrahini mengatakan langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk antisipasi terhadap potensi masuknya kasus penyakit menular ke Indonesia melalui jalur penerbangan internasional.
"Jadi kami melakukan pengetatan pengawasan terhadap negara-negara yang sudah menemukan atau teridentifikasi ada virus Hanta," kata Naning di Tangerang, Selasa, 12 Mei 2026.
Empat Negara Masuk Pengawasan Khusus
Naning menjelaskan pengawasan ekstra dilakukan terhadap pelaku perjalanan udara dari Amerika Serikat, Argentina, Uruguay, dan Panama.
Menurut dia, penerapan standar kesehatan diperketat terutama untuk penerbangan langsung menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta.
Langkah itu diambil setelah World Health Organization atau WHO melaporkan adanya kasus penularan Hantavirus yang menyebabkan tiga penumpang kapal pesiar meninggal dunia.
"Jadi itu ada empat negara yang kami melakukan pengetatan ekstra kalau ada flight yang direct ke Soekarno-Hatta. Tapi tidak menutup kemungkinan nanti kalau ada yang baru, tentunya kami akan menambahkan ataupun mengoreksi gitu," ujarnya.
Pemeriksaan Penumpang Dilakukan Berlapis
BBKK Soetta kini kembali menerapkan sejumlah prosedur kesehatan terhadap penumpang internasional yang tiba di Indonesia. Pemeriksaan dilakukan sejak penumpang mengisi deklarasi kesehatan melalui aplikasi Satu Sehat hingga pemeriksaan langsung di bandara.
"Kami di Soekarno-Hatta sudah melakukan kesiapsiagaan. Yang pertama adalah melalui isian deklarasi kesehatan di aplikasi Satu Sehat. Dari situ kita nanti akan tahu risiko daripada pesawat itu, ada orang berisiko atau tidak. Yang kedua, begitu turun, itu ada pengamatan tanda dan gejala melalui thermal scanner dan observasi visual," jelasnya.
Selain pemeriksaan awal, petugas juga menyiapkan pemeriksaan lanjutan oleh dokter apabila ditemukan indikasi penyakit menular pada pelaku perjalanan.
Baca Juga
Bandara Siapkan Jalur Khusus Penyakit Menular
Naning menegaskan Bandara Soekarno-Hatta telah memiliki jalur evaluasi khusus untuk menangani kasus penyakit menular. Otoritas bandara juga menyiapkan ambulans khusus guna merujuk penumpang yang membutuhkan penanganan medis lebih lanjut.
"Kemudian kami juga punya namanya ambulans khusus penyakit menular. Karena orang yang kita bawa ini, yang mau kita rujuk ini adalah orang dengan penyakit menular," ucapnya.