Analis: Peluang Juara George Russell dalam Bahaya, Kimi Tak Terbendung

fin.co.id - 07/05/2026, 11:17 WIB

Analis: Peluang Juara George Russell dalam Bahaya, Kimi Tak Terbendung

Kimi dan Russell, Image: @teamtotowolff_ / Instagram

fin.co.id - Persaingan internal Mercedes di Formula 1 musim 2026 mulai memanas lebih cepat dari perkiraan. George Russell yang sempat dianggap sebagai kandidat utama juara dunia kini justru berada dalam tekanan besar setelah Andrea Kimi Antonelli tampil luar biasa dalam beberapa balapan terakhir.

Sorotan terbaru datang dari komentator sekaligus analis Formula 1 Sky Sports, David Croft. Sosok yang dikenal sebagai suara utama siaran F1 itu menilai tanda bahaya mulai muncul untuk Russell apabila ia kembali gagal mengungguli rekan setim mudanya pada seri berikutnya di GP Kanada.

Antonelli tampil mengejutkan di GP Miami dengan mengubah pole position menjadi kemenangan. Itu menjadi kemenangan penting sekaligus memperpanjang momentum positif pembalap muda Italia tersebut di awal musim.

Bukan hanya menang, Antonelli kini juga memimpin klasemen sementara pembalap dengan selisih 20 poin dari Russell setelah empat seri pertama musim 2026 berlangsung.

Di Miami, Russell bahkan finis hingga 43 detik di belakang Antonelli. Jarak tersebut menjadi sinyal serius bahwa pembalap muda Mercedes itu bukan sekadar sensasi sesaat.

“Kalau saya George Russell, saya ingin GP Kanada datang minggu depan juga,” ujar Croft dalam podcast Sky Sports F1.

Ia menilai jeda menuju balapan berikutnya justru bisa menjadi tekanan mental tambahan bagi Russell setelah hasil mengecewakan di Miami.

Menurut Croft, GP Kanada akan menjadi balapan penentu karena sirkuit Montreal merupakan salah satu trek terbaik Russell. Musim lalu ia tampil dominan di sana dan Mercedes juga tampil kompetitif.

Namun Croft memperingatkan bahwa kegagalan Russell mengalahkan Antonelli di Kanada bisa menjadi titik kritis dalam perebutan gelar musim ini.

“Kalau George masih tidak bisa mengalahkan Kimi di trek yang dianggap salah satu favoritnya, maka alarm benar-benar mulai berbunyi,” katanya.

Ucapan tersebut menunjukkan bahwa tekanan kini perlahan berbalik arah. Jika pada awal musim Russell dipandang sebagai pemimpin alami Mercedes pasca era Lewis Hamilton, kini Antonelli justru terlihat lebih matang dan percaya diri dari dugaan banyak orang.

Kimi Antonelli Dinilai Sedang Naik Level

Antonelli bukan hanya tampil cepat dalam satu lap, tetapi juga mulai menunjukkan konsistensi balapan yang matang meski usianya masih sangat muda.

Croft menilai salah satu kekuatan terbesar Antonelli ada pada hubungan kerjanya dengan race engineer Mercedes, Peter Bonnington atau yang akrab disapa Bono.

Makruf
Makruf
Penulis

Penulis FIN.CO.ID