Internasional . 06/05/2026, 16:54 WIB
fin.co.id - Harga minyak global mulai menunjukkan pelemahan setelah Amerika Serikat memutuskan menunda operasi militernya di Selat Hormuz. Langkah ini memicu harapan baru akan jalur diplomasi dengan Iran, meski pasar masih diliputi ketidakpastian.
Keputusan tersebut datang di tengah ketegangan tinggi di kawasan Timur Tengah yang sebelumnya mendorong lonjakan tajam harga energi dunia.
Pemerintah Amerika Serikat menghentikan sementara operasi “Project Freedom”, sebuah misi yang bertujuan mengawal kapal-kapal yang melintasi Selat Hormuz. Penundaan ini dilakukan untuk membuka ruang negosiasi dengan Iran terkait potensi kesepakatan damai.
Presiden Donald Trump menyatakan bahwa langkah ini diambil untuk melihat apakah kesepakatan dapat diselesaikan dan ditandatangani. Dalam pernyataannya, ia juga menyebut telah terjadi “kemajuan besar menuju kesepakatan akhir.”
Langkah tersebut dipandang sebagai sinyal bahwa Washington mulai mengedepankan jalur diplomasi setelah sebelumnya terlibat dalam eskalasi militer di kawasan.
Pasar energi merespons cepat perkembangan ini. Harga minyak yang sebelumnya melonjak akibat konflik mulai terkoreksi.
Minyak mentah Brent turun sekitar 1,7 persen menjadi 108 dolar per barel, sementara minyak jenis West Texas Intermediate melemah sekitar 1,6 persen ke level 100,60 dolar per barel.
Penurunan ini terjadi setelah sebelumnya harga minyak sempat melonjak lebih dari 6 persen akibat meningkatnya serangan di kawasan Timur Tengah.
Selat Hormuz merupakan jalur vital yang dilalui sekitar seperlima pasokan minyak dan gas global. Gangguan sekecil apa pun di wilayah ini langsung berdampak pada harga energi dunia.
Ketegangan yang meningkat sejak akhir Februari menyebabkan distribusi energi terganggu dan memicu lonjakan harga.
Situasi ini membuat pasar energi sangat sensitif terhadap perkembangan geopolitik. Bahkan harapan kecil terhadap perdamaian dapat langsung menekan harga minyak.
Network;
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media
Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210
Telephone: 021-2212-6982
E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id