Konsep ini bertujuan menciptakan lingkungan belajar yang lengkap dan mendukung pengembangan siswa secara menyeluruh.
Tahan Gempa dan Ramah Lingkungan
Dari sisi struktur, bangunan menggunakan Sistem Rangka Pemikul Momen Menengah (SRPMM) untuk meningkatkan ketahanan terhadap gempa. Hal ini penting mengingat Sulawesi Barat berada di wilayah rawan seismik.
Selain itu, proyek ini juga memperhatikan aspek keberlanjutan. Koefisien Dasar Hijau (KDH) sebesar 60 persen menunjukkan komitmen terhadap lingkungan sejak tahap perencanaan.
Penerapan standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) juga dilakukan secara ketat di seluruh area proyek.
Menteri PU Ingatkan Soal Kualitas
Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo, menegaskan bahwa percepatan pembangunan tidak boleh mengorbankan kualitas. Ia meminta seluruh pihak memastikan material dan struktur bangunan memenuhi standar terbaik.
“Bangunan sekolah ini harus bisa dimanfaatkan minimal selama 20 tahun,” ujarnya.
Perkuat Akses Pendidikan di Wilayah Timur
Plt. EVP Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Hamdani, menyebut proyek ini mencerminkan kemampuan perusahaan dalam mengelola proyek kompleks di wilayah dengan tantangan tinggi.
Ia menegaskan bahwa perusahaan mengerahkan seluruh sumber daya untuk memastikan proyek selesai tepat waktu dengan kualitas optimal.
Proyek Sekolah Rakyat Mamuju menjadi bagian dari upaya pemerataan akses pendidikan berkualitas di Indonesia. Kehadiran fasilitas ini diharapkan membuka peluang lebih besar bagi generasi muda di Sulawesi Barat untuk mendapatkan pendidikan yang layak.
Dengan pendekatan inovatif dan strategi percepatan yang matang, pembangunan ini tidak hanya menghadirkan gedung sekolah, tetapi juga menjadi simbol komitmen terhadap masa depan pendidikan nasional. (*)