Selain itu, sejumlah aturan baru juga direncanakan akan diterapkan, menambah daya tarik tersendiri bagi penggemar sepak bola di seluruh dunia.
Tingginya minat terhadap Piala Dunia membuat hak siar menjadi komoditas mahal. Negara-negara dengan pasar besar memang harus merogoh kocek lebih dalam, namun di sisi lain juga memiliki potensi keuntungan yang lebih tinggi dari sisi iklan dan sponsor.
Situasi ini memperlihatkan bagaimana sepak bola bukan hanya soal olahraga, tetapi juga industri besar yang melibatkan kepentingan ekonomi, bisnis, dan hiburan global.
Kini, publik di Malaysia dan Thailand masih menunggu kepastian. Apakah mereka akan segera menyusul negara lain untuk mengamankan hak siar, atau justru harus mencari alternatif lain untuk menyaksikan pesta sepak bola dunia tersebut? (*)