Ragam

Kinerja Jasa Marga Kuartal I 2026 Melonjak: Pendapatan Tumbuh 10,4 Persen, Laba Tembus Rp774,7 Miliar

Kinerja Jasa Marga Q1 2026 moncer, pendapatan naik 10,4% dan laba bersih Rp774,7 miliar, ditopang tol dan ekspansi strategis.

Kinerja Jasa Marga Kuartal I 2026 Melonjak: Pendapatan Tumbuh 10,4 Persen, Laba Tembus Rp774,7 Miliar
Direktur Utama PT. Jasa Marga (Persero) Tbk, Rivan A. Purwantono

Meskipun begitu, perlu dicatat ada sedikit koreksi pada laba bersih secara tahunan.

Hal ini disebabkan oleh peningkatan biaya keuangan.

Kenaikan biaya ini terutama terjadi pasca beroperasinya Jalan Tol Jogja–Solo yang memakan investasi besar.

Ekspansi Gila-gilaan, Proyek Strategis Terus Melaju

Jasa Marga jelas punya visi jangka panjang yang ambisius.

Perusahaan memandang pengoperasian ruas-ruas tol baru sebagai strategi jitu untuk mendorong pertumbuhan di masa depan.

Mereka juga tetap disiplin menjaga kesehatan keuangan di tengah ekspansi besar ini.

Dari sisi operasional, volume transaksi jalan tol meningkat 1,64% secara tahunan.

Jumlah kendaraan yang melintas mencapai 318,8 juta unit.

Sementara itu, lalu lintas harian rata-rata menyentuh angka 3,5 juta kendaraan.

Dengan pencapaian ini, Jasa Marga semakin kokoh memimpin industri jalan tol nasional.

Mereka mengoperasikan total panjang jalan tol mencapai 1.294 kilometer dari total konsesi 1.736 kilometer.

Angka ini setara dengan 42% dari seluruh jalan tol yang ada di Indonesia.

Proyek-proyek strategis terus dikebut tanpa henti.

Beberapa di antaranya adalah Jalan Tol Probolinggo–Banyuwangi, Jalan Tol Yogyakarta–Bawen, Jalan Tol Solo–Yogyakarta–YIA Kulon Progo, Jalan Tol Jakarta–Cikampek II Selatan, dan Jalan Tol Akses Patimban.

Berita Terkait