Sport . 26/04/2026, 09:50 WIB
fin.co.id - Balapan sprint di Sirkuit Jerez berubah jadi mimpi buruk bagi Pedro Acosta. Dalam kondisi cuaca yang tak menentu, pembalap muda KTM itu mengakui bahwa satu kesalahan kecil justru berujung pada kerugian besar.
Acosta secara jujur menyebut bahwa dirinya “membayar harga mahal untuk kesalahan kecil” setelah gagal memaksimalkan peluang di sprint MotoGP Jerez 2026.
Balapan yang awalnya berlangsung dalam kondisi kering tiba-tiba berubah drastis ketika hujan turun cukup deras di pertengahan lomba. Situasi ini memaksa para pembalap untuk mengambil keputusan cepat, terutama soal kapan harus masuk pit dan mengganti motor.
Acosta mengungkapkan bahwa hampir semua pembalap berada dalam situasi yang sama, yakni mencoba mengikuti strategi pembalap terdepan.
“Kami semua memainkan permainan yang sama, mencoba mengikuti pemimpin balapan,” ujarnya.
Ia bahkan menyoroti bahwa kondisi trek saat itu sangat sulit dibaca, hingga pembalap sekelas Marc Marquez pun sempat melakukan kesalahan.
“Kondisinya sangat tricky. Tidak ada yang menyangka hujan akan turun sebanyak itu,” tambahnya.
Momen krusial terjadi saat keputusan untuk mengganti motor. Acosta mengakui bahwa dirinya masuk pit terlambat satu lap—kesalahan kecil yang ternyata berdampak besar.
Menurutnya, keputusan itu membuatnya kehilangan momentum penting dalam perebutan posisi depan.
“Kami membayar harga yang sangat mahal untuk kesalahan kecil,” kata Acosta.
Padahal sebelum hujan turun, ia merasa balapannya berjalan cukup baik. Bahkan, ia menilai peluang untuk finis di lima besar—atau bahkan podium—terbuka lebar.
“Mungkin podium itu memungkinkan,” ungkapnya.
Network;
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media
Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210
Telephone: 021-2212-6982
E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id