Heboh! Day Care di Yogyakarta Digerebek Polisi, Diduga Ada Kekerasan dan Penelantaran Anak

fin.co.id - 25/04/2026, 09:40 WIB

Heboh! Day Care di Yogyakarta Digerebek Polisi, Diduga Ada Kekerasan dan Penelantaran Anak

Ilustrasi garis polisi di Tempat Kejadian Perkara (TKP)

Keterangan dari warga sekitar juga ikut memperkuat perhatian terhadap kasus ini. Salah seorang warga yang enggan disebutkan identitasnya mengaku baru mengetahui dugaan kasus tersebut pada Jumat sore.

Menurutnya, informasi yang beredar menyebut adanya perlakuan kasar yang diduga dilakukan terhadap anak-anak di dalam day care.

"Katanya anak-anak ditali dan ditelanjangi sampai kedinginan. Saya tadi gak boleh masuk hanya Pak RT yang masuk," katanya, dikutip dari Radar Jogja.

Cerita lain datang dari salah satu wali murid berinisial HF. Ia mengaku pernah menitipkan keponakannya yang berusia sekitar 3,5 tahun di tempat tersebut.

Namun, hanya dalam waktu singkat, sang anak menunjukkan perubahan perilaku yang cukup mencolok.

HF menjelaskan bahwa anak tersebut tampak mengalami ketakutan berlebihan sejak hari pertama berada di penitipan anak tersebut.

"Baru masuk satu hari, di hari kedua anak sudah ketakutan. Setiap mau berangkat selalu bilang tidak mau, enggak mau. Intinya dia takut sekali untuk masuk ke sana," ucapnya.

Menurut HF, keluarga awalnya menganggap reaksi tersebut sebagai bagian dari proses adaptasi anak di lingkungan baru. Namun, ketakutan yang muncul dinilai tidak wajar.

Berbagai upaya dilakukan agar anak bersedia kembali ke tempat penitipan tersebut, termasuk mengajak berjalan-jalan maupun memberikan mainan.

Meski demikian, anak tetap menunjukkan penolakan keras.

"Katanya miss-nya (guru) galak-galak. Awalnya kami pikir karena belum penyesuaian saja, tapi ketakutannya tidak wajar," cetusnya.

Kecurigaan keluarga semakin menguat ketika informasi mengenai dugaan kekerasan di lokasi tersebut mulai ramai dibahas di media sosial.

HF kemudian menghubungi keluarganya untuk memastikan kabar yang beredar.

"Saya langsung konfirmasi ke kakak saya yang di Jayapura, ternyata memang ada kabar medsos seperti itu. Pantas saja dulu keponakan saya traumanya luar biasa," jelasnya.

Meski tidak ditemukan tanda kekerasan fisik pada tubuh anak, HF menilai trauma psikologis yang dialami cukup berat.

Afdal Namakule
Afdal Namakule
Penulis

Jurnalis profesional sejak 2016 dengan spesialisasi isu Politik, News, dan Lifestyle. Menjabat sebagai Redaktur di FIN.CO.ID sejak 2018, ia juga aktif mengulas perkembangan teknologi terkini. Berdedikasi menyajikan informasi akurat dan kredibel bagi pembaca