Kanit PPA Satreskrim Polres Batang, Ipda Maulidya Nur Maharanti, mengatakan bahwa pihak kepolisian telah memanggil TA dan SE guna proses klarifikasi terkait video yang beredar.
Polisi juga mengingatkan bahwa distribusi konten dewasa tanpa persetujuan pihak terkait dapat menimbulkan konsekuensi hukum bagi pelaku penyebaran.
Sejumlah potongan video mulai ramai beredar sejak akhir pekan lalu. Salah satu cuplikan yang paling banyak dibagikan disebut menampilkan suasana di dalam kamar hotel.
Meski begitu, identitas pasti pemeran dalam beberapa potongan video yang beredar masih belum dapat dipastikan seluruhnya. Aparat masih mendalami kemungkinan adanya editan atau potongan video yang sengaja disebarluaskan untuk menarik perhatian publik.
Tidak hanya video, sejumlah foto juga ikut beredar di media sosial, terutama di platform X. Beberapa akun diduga mengunggah gambar yang diklaim berkaitan dengan kasus tersebut.
Salah satu foto memperlihatkan seorang wanita berhijab berada di atas kasur kamar hotel. Sementara gambar lain yang ikut tersebar disebut menampilkan sosok perempuan yang sama dalam kondisi berbeda.
Polisi mendalami asal-usul penyebaran gambar dan video tersebut guna mengetahui pihak pertama yang membocorkan konten ke ruang publik. *